MANDIRI SYARIAH

Pelarian Man Batak Kandas di Riau, Rumah Digeledah Polisi

oleh -2.371 views
KANDAS : Pelarian Firman Pasaribu alias Man Batak kandas di Riau.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Hampir sebulan diburu pasca kabur saat dibawa pengembangan, pelarian Firman Pasaribu alias Man Batak (41) akhirnya kandas di kawasan Bagan Batu, Rokan Hilir, Riau, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, Man Batak berhasil kabur setelah ditangkap di Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan pada 10 Januari, dengan barang bukti sabu seberat 5 kg.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Wisnu Adji Pamungkas membenarkan penangkapan tersebut.

“Tunggu ya info secara resminya,” kata Wisnu.

Informasi diperoleh, setelah diamankan, Man Batak langsung digiring ke kediamannya di Jalan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Labuhanbatu sekira pukul 12.30 WIB.

Petugas kemudian menggeledah rumah Man Batak. Penggeledahan dipimpin mantan Kapolres Labuhanbatu yang saat ini menjabat sebagai Wadir Narkoba Polda Sumut, AKBP Agus Darojat.

BACA JUGA..  Mobil Mewah Layak Pakai Mangkrak di Gudang Pemko Medan
GELEDAH : Polisi menggeledah rumah Man Batak.(IST/POSMETRO MEDAN)

Ditanya wartawan apakah polisi juga akan melakukan penyidikan terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh Man Batak, AKBP Agus enggan menjawabnya.

Sebelumnya pada 9 Januari lalu, Man Batak ditangkap oleh Polda Sumut di sebuah Hotel di Kota Pinang bersama dengan LA (36), seorang ASN di BPBD Labuhanbatu, yang merupakan istri ketiganya dan KAS (37), tetangga sekaligus sopir pribadinya beserta barang bukti sabu seberat 5 kilogram.

Ia berhasil dibekuk polisi, setelah melacak selama seminggu di Kota Rantauprapat dan Kota Pinang. Man Batak adalah salah satu gembong yang mengendalikan peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu selama 10 tahun terakhir. Pekerjaan itu dia lakoni usai menjadi pekerja migran di Malaysia.

BACA JUGA..  KLB Partai Demokrat, Kompolnas: Polri Tunjukkan Netralitas

Pria yang dikenal dermawan ini memiliki pangsa pasar besar narkoba hingga meluas ke Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan melalui jaringannya. Bahkan saking besarnya penghasilan mampu mengumpulkan kekayaan mencapai puluhan miliar rupiah.

Aktivitas penjualan narkoba beserta jaringannya dijalankan dengan rapi tanpa diketahui sedikitpun oleh aparat penegak hukum. Kuat dugaan, dia bekerja sama dengan oknum-oknum tertentu untuk melancarkan aksinya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Jumat (15/1/2021) lalu, menyatakan Man Batak melarikan diri akibat kelalaian anggotanya. Kasus larinya Man Batak ini sempat viral di media sosial.

Dari rekaman CCTV, Man Batak dibawa ke penginapan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang jauh dari jangkauan maupun pemukiman penduduk, Sabtu (9/1/2021) sekira pukul 17.32 WIB.

BACA JUGA..  Bentrok Penggarap di PTPN2 Pasar 3 Tembung, 3 Warga Kena Panah

Personel membawanya dengan menggunakan 4 kendaraan sejenis minibus. Mereka masuk ke penginapan dari pintu arah Utara dan membawa tersangka dalam keadaan tangan terborgol. Dalam rekaman itu juga terdapat seorang wanita berinisial LA yang berprofesi sebagai ASN yang turut diamankan.

Personel kemudian membawa Man Batak beserta barang bukti kotak kardus besar berwarna biru memasuki lorong penginapan. Minggu (10/1/2021) dini hari, sekira pukul 02.35 WIB, detik ke 12 terlihat seorang personel keluar dari kamar 110.

Ia menuju lobby yang sejajar dengan penerima tamu dimana pelaku ditahan. Momentum itulah dimanfaatkan Firman Pasaribu untuk melarikan diri.(bbs/ras)