MANDIRI SYARIAH

Kasus Pembunuhan Julpan Ndruru Masih Misterius, Istri Korban Minta Polisi Serius Mencari pelaku

oleh -1.404 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Kematian Julpan Ndruru (39) warga Jalan PusakaGang Kenari, Desa Bandar Khalipa, Kecamatan Percut Sei Tuan hingga kini masih misterius.  Sebab, pelaku kasus pembunuhan yang terjadi Minggu (8/11) tahun lalu itu, Yasokhi Giawa alias Pak Jeksen belum berhasil ditangkap.

Rohani Waruwu, istri almarhum menilai pihak Polsek Medan Labuhan-Polres Pelabuhan Belawan kurang serius menangani kasus itu. Dia menduga pelaku pembunuhan terhadap suaminya bukan hanya Yasokhi Giawa, namun sepertinya polisi hanya fokus mencari Yasokhi.

“Tolong pak polisi serius agar pelaku segera ditangkap. Jika pihak Polsek Medan Labuhan tidak mampu, agar kiranya Poldasu mengambil alih penanganan kasus pembunuhan suami saya,” kata Rohani Waruwu dengan berlinang air mata didampingi ketiga anaknya kepada wartawan Minggu (7/2).

Wanita 37 tahun itu mengatakan, melihat banyaknya luka (7 luka tusukan dan bacokan) ditubuh suaminya itu, dia menduga pelakunya bukan hanya Yasokhi Giawa.

“Saya menduga pelaku lebih dari satu orang. Selain melihat banyaknya luka ditubuh suami saya, ada kejanggalan ditemukannya banyak darah diruang dapur rumah milik F dan pakaian berlumuran darah yang disimpan di kotak kardus,” kata Rohani.

BACA JUGA..  Diduga Korsleting, 3 Rumah di Medan Denai Terbakar

Wanita yang kini berjuang sendirian menghidupi ketiga anaknya setelah ditinggal mati suaminya itu membeberkan, dari informasi yang berkembang pasca Julpan Ndruru dikebumikan, kalau suaminya itu tewas dikeroyok.

“Kami sudah mempertanyakan kepada Polsek Medan Labuhan namun polisi disana bilang sabar. Tapi karena saya bilang agar kasus itu kami minta diambil alih Poldasu, polisi itu bilang “Jangan dulu”, bentar lagi akan berhasil ditangkap,” bilang Rohani menirukan percakapannya dengan oknum polisi yang tidak diketahui namanya itu.

Dia menyebutkan, kalau tersangka Yasokhi Giawa adalah kemanakan mereka. “Istri Yasokhi Giawa kemanakan suami saya. Bahkan suami saya yang membuat dia bekerja bongkar muat digudang. Mereka bekerja sama-sama bongkar muat digudang di Tembung.Tapi, dia begitu tega membunuh pamannya sendiri,” sebutnya.

BACA JUGA..  Respon Dumas, Poldasu Cek Lokasi Diduga Pengoplos Gas Subsisdi

Rohani mengatakan, dari informasi yang didapat kalau Yasokhi sudah 3 kali membunuh. “Yasokhi ini dikabarkan sudah tiga kali membunuh. Sekali di Nias lalu di Pekan Baru, waktu dia masih lajang dan kemudian membunuh suami saya,” sebutnya.

Disebutkan, motif pembunuhan itu karena pelaku mengaku selingkuh, sehari sebelum pembunuhan, Sabtu (8/11/20) malam. “Ketika mereka minum tuak, Yasokhi Giawa bilang dirinya selingkuh dan pernah beberapa minggu menginapkan wanita selingkuhannya itu dirumah. Yah tentu suami saya keberatan karena istri pelaku kemanakan kandung dia. Disitu mereka sempat bertengkar dan suami saya sempat menyiramkan tuak kemulut pelaku. Namun disitu didamaikan teman-temannya,”sebut Rohani.

Akan tetapi, sambung Rohani, besoknya (Minggu (9/11/20-red), saat mereka minum tuak di Jalan Kawat 3 Gg Turi, Julpan Ndruru dibunuh Yasokhi Giawa. “Saksi kunci adalah Ferdi Jhon Laia karena dia bersama pelaku dan suami saya minum tuak,” pungkasnya.

BACA JUGA..  Tim Satgas Covid-19 Sumut Temukan Banyak Pelaku Usaha dan Masyarakat Langgar PPKM

Rohani Waruwu meminta kepada masyarakat untuk memberitahukan keberadaan Yasokhi Giawa dan berharap kepada polisi agar serius mencari pelaku.

Kasus pembunuhan itu terjadi pada Minggu (8/11/20) dan dilaporkan pada Senin (9/11/20) dengan bukti laporan pengaduan No:LP/793/XI/2020/SU/Pel Belawan/Sek-Medan Labuhan.

Sementara itu, Kapolsek Labuhan Deli Kompol Edy Safari SH ketika dikonfirmasi mengatakan, kasus itu masih dilakukan penyelidikan. Pihaknya sudah maksimal namun tersangka belum berhasil ditangkap. “Masih dilidik keberadaan tersangka. Kita sudah maksimal bekerja namun belum berhasil,” katanya.

Dia juga menyebutkan, menurut keterangan saksi hanya satu orang yang melakukan pembunuhan, makanya sebelum Yasokhi Giawa ditangkap, baru akan diketahui keterlibatan yang lain.

“Menurut saksi masih satu orang saja yang melakukan pembunuhan. Makanya, sebelum dapat tersangka utama, nanti baru jelas keterlibatan yang lain,mohon doanya,” kata mantan Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan itu menjawab wartawan ada dugaan keterlibatan orang lain dalam kasus itu. (sor)