MANDIRI SYARIAH

Anak Kepala Desa di Nisel yang Digonikan Sempat Hilang

oleh -2.137 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Anak Kepala Desa Hiliorudua yang dibunuh dan tubuhnya ditemukan di dalam goni (karung), sempat hilang.

“Korban bernama Petra Deswindasari Laia (7). Korban sempat hilang,” ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Selasa (9/2/2021) siang.

Dijelaskan Nainggolan, awalnya keluarga korban datang melapor ke Polsek Lahusa, Senin (8/2/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

“Keluarga melaporkan korban tidak sudah tidak pulang ke rumah, sudah dicari ke rumah keluarga juga tidak ketemu,” ujar Nainggolan.

BACA JUGA..  Dibunuh! Jasad Gondrong Dibuang ke Jurang Karo

Pihak keluarga kemudian terus melakukan pencarian hingga hari ini. Pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB warga menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam goni plastik.

“TKP temian di atas perbukitan Dusun II, Desa Bawaziono, Kecamatan Lahusa, Nias Selatan,” tutur Nainggolan.

Diketahui, korban merupakan anak dari Masarudin Laia (38), kepala desa setempat.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 7 tahun dibunuh. Tubuhnya ditemukan di dalam karung.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Italia: Fiorentina vs Roma

Peristiwa terjadi di Desa Hiliorudua, Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan. Korban merupakan anak Kepala Desa Hiliorudua yang masih duduk di bangku kelas 2 SD Negeri Bawozihono.

Informasi sementara ini didapat dari akun facebook Fiktor M R Waruwu yang dibagikan akun Hejo Mano.

“Pembunuhan sadis di Desa Hiliorudua Kec. Lahusa, Kabupaten Nias Selatan Anak Kepala Desa Hiliorudua, Kecamatan Lahusa, umur 9 Tahun, kls II SD NEGERI BAWOZIHONO, tubuh korban dimasukan dlm karung….

Semoga pelaku segera di tangkap…” demikian narasi dalam akun tersebut.

BACA JUGA..  Dukung Perbup Protokol Kesehatan, Koramil Lubuk Pakam Giat Operasi Yustisi

Ucapan belasungkawa datang dari netizen. Salahsatunya dari akun Bung Amos Ndraha.

“Turut berempati atas kejadian ini, semoga keluarga diberikan kesabaran dan penghiburan oleh Tuhan, dan kita mengutuk keras perbuatan ini, semoga pelaku segera ditemukan oleh pihak berwajib dan diberi hukuman seberat beratnya,” tulis akun tersebut.(gib/fb)