TKP: Marelan, Judi Tembak Ikan Dihancurkan Omak-omak

oleh
ADU MULUT : Salah seorang ibu rumah tangga terlibat adu mulut dengan pemilik usaha judi tembak ikan, Rabu (20/1/2021).(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Puluhan omak-omak menggerebek judi tembak ikan di Jalan M Basir, Lingkungan 31, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (20/1/2020) malam.

Aksi ibu-ibu rumah tangga ini sempat mendapat halangan dari pemilik usaha bernama Rajab. Ribut mulut pun terjadi.

Tapi tanpa rasa takut, omak-omak yang sudah emosi mendobrak pintu lokasi judi tersebut. Batu bata melayang, mesin judi hancur.

BACA JUGA..  Residivis Narkoba Kembali Diciduk, Sabu Puluhan Gram Disita

Suasana di lokasi menjadi heboh. Warga yang tadinya berdiam di rumah keluar menyaksika aksi heroik omak-omak ini.

“Gara – gara lokasi judi ini, anak kami main judi saja. Kami di sini sering kehilangan karena ulah anak-anak yang mencuri,” teriak seorang wanita di lokasi.

“Ada juga anak kami tidak pulang, kerjanya main judi saja,” sambungnya.

Amuk massa itu akhirnya bisa diredam setelah petugas dari Polsek Medan Labuhan turun ke lokasi. Mesin judi yang dirusak diamankan ke Mapolsek Medan Labuhan.

BACA JUGA..  GSN di Labura, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Tempat Transaksi dan Konsumsi Narkotika

Aksi omak-omak itu berhenti. Namun mereka mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar bila mesin judi tembak ikan tersebut beroperasi.

“Di sini ada lima lokasi judi, lokasi lain tidak sempat kami datangi karena sudah diangkat mesinnya. Kalau nanti buka lagi, kami akan buat aksi yang labih besar lagi,” kata Siti Aminah salah satu warga sambil membubarkan diri dari lokasi.

BACA JUGA..  Suara Bising Dihentikan! 7 Motor Brong Terjaring Razia

Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Rahmadsyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan pencegahan terhadap lokasi tersebut. Dari lokasi telah diamankan satu unit mesih judi tembak ikan.

“Sudah kita lalukan tindakan di lapangan dengan mengamankan mesin judinya. Kita tetap atensikan agar lokasi judi itu tidak buka lagi,” katanya.(fac/pmg)