MANDIRI SYARIAH

Terkait Bantuan Sembako Covid 19 Ditimbun, Walikota Didesak Copot Lurah Sidorame Timur

oleh -106 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Temuan puluhan kardus yang berisi bantuan sembako covid-19 yang diduga disimpan selama tujuh bulan di Kantor Lurah Sidorame Timur Kecamatan Medan, disuarakan LSM Kampak Mas dengan menggelar aksi demo, Jumat (22/1).

Aksi demo berlangsung di tiga tempat diantaranya Kantor Walikota Medan, Kejaksaan Negeri Medan dan Kantor Camat Medan Perjuangan.

Kehadiran demonstran dengan mengendarai sepeda motor mengawali aksi di kantor Walikota Medan. Dalam orasinya, koordiantor aksi Zulham menyuarakan sikap dari Plt Walikota Medan yang tak kunjung melakukan penindakan terhadap Lurah Sidorame Timur Hermanto SE yang terindikasi lalai hingga membiarkan bantuan covid -19 yang berasal dari Pemprovsu tertimbun hingga tujuh bulan lamanya.

“Kami mendesak agar Lurah Hermanto dicopot dari jabatannya karena terindikasi lalai dalam menalankan tugasnya sebagai Lurah,” seru Zulham.

BACA JUGA..  UKW PWI Sumut Angkatan 38 Segera Digelar

Selain itu, pendemo juga menilai dugaan kelalaian Lurah Hermanto yang dengan sengaja membagikan bantuan sembako covid-19 kepada para kepala Lingkungan pasca temuan oleh Kejari Medan.

“Kita mengindikasi bahwa lurah sudah bersikap semena-mena dengan membagikan bantuan kepada para kepala lingkungan, Padahal persoalan itu tengah ditangani Kejari Medan,” ungkapnya.

Pegawai Kantor Walikota yang hadir ditengah aksi demo, mengungkapkan bahwa Plt Walikota tidak berada di tempat. Namun aspirasi pendemo akan kita sampaikan ke pak wali,” ujar pegawai dimaksud.

Kemudian, aksi berlanjut ke kantor.Kejari Medan. Suasana berbeda terlihat dalam aksi yang sempat.membuat jalan didepan gedung macet.

BACA JUGA..  Polsek Beringin Polresta Deli Serdang Amankan Proses Vaksinasi

Puluhan pendemo yang menggelar aksi, langsung diterima Kasi Intel Kejari Medan, Bondan SH.

Dihadapan utusan pendemo diterima diruangan, Kasi Intel menyatakan, persoalan temuan dimaksud sudah dilaporkan ke APIP Pemko Medan. Dan, pihaknya sudah menerima laporan dari Inspektorat bahwa yang bersangkutan (Hermanto) sudah dikenakan sanksi berupa pemotongan dana TPP selama beberapa bulan.

“Jangan lah dibilang tidak kita lanjuti, karena pasca temuan yang lalu, kita langsung surati Pemko Medan dan hasilmya baru kita terima,” tandas Bondan.

Dan, terkait temuan dimaksud, pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk menemukan bukti penyalahgunaan yang dilakukan Lurah Hermanto. “Kita gak diam, tetap kita tindaklanjuti,” ucapnya.

Usai menggelar aksi di kejari Medan, massa aksi terakhir menggelar aksi di Kantor Camat Medan Perjuangan.

BACA JUGA..  Dukung Perbup Protokol Kesehatan, Koramil Lubuk Pakam Giat Operasi Yustisi

Perdebatan terjadi saat Sekcam Medan Perjuangan, Zulahyudi Solin yang awalnya menolak memberikan klarifikasi atas persoalan yang melilit di Kelurahan Sidorame Timur.

Setelah didesak, Zul berkilah bahwa persoalan dimaksud sudah ditangani Inspektorat Pemko Medan.

“Kita gak bisa ngasih tanggapan lebih lanjit. Silahkan aja konfirmasi ke lurah yang bersangkutan,” terang Sekcam.

Koordinator aksi, Zulham mendesak agar pihak kecamatan selaku atasan lurah untuk melakukan penindakan dengan memberi rekomendasi ke Walikota untuk mencopot Lurah dari jabatannya.

“Kita akan datang dengan masaa yang lebih banyak, apabila tuntutan kami tidak ditindaklanjuti,” ujar Zulham sembari mengambil sikap membubarkan diri. (ala)