MANDIRI SYARIAH

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Jenguk Bayi Adam dan Aris Pascaoperasi Pemisahan

oleh -322 views
JENGUK BAYI KEMBAR : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1/2021). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah. (Foto :  Dinas Kominfo Provinsi Sumut)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah.

“Kita berusaha berdoa mudah-mudahan dia tidak ada masalah. Secara medis tadi saya tanyakan tidak ada masalah. Kita berdoa semuanya, semoga Adam dan Aris sehat sampai nanti besar,” ucap Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, usai menjenguk kedua bayi tersebut.

BACA JUGA..  Nawal Lubis Lantik Ketua TP PKK dan Dekranasda 10 Kabupaten/Kota

Tidak banyak yang disampaikan Edy Rahmayadi, namun pada kunjungan ini ia hanya memastikan kondisi kedua bayi kembar siam tersebut dalam keadaan baik, setelah operasi pemisahaan. “Waktu belum dipisah saya melihat dan saya gendong, tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa,” ucap Edy Rahmayadi mengakhiri.

Diketahui bayi kembar siam Adam dan Aris merupakan putra pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Keduanya lahir pada 9 Desember 2019 lalu dan kemudian dirujuk ke RSUP H Adam Malik.

BACA JUGA..  Nawal Lubis Ingin Tingkatkan Kegemaran Membaca di Sumut

Dari keterangan Kasubag Humas RUSPHAM Rosario Dorothy Simanjuntak, yang memberi keterangan beberapa waktu yang lalu terdapat 50 tenaga medis dilibatkan dalam operasi pemisahan Adam dan Aris. Di antaranya dokter subspesialis bedah anak, dokter bedah jantung, dokter spesialis anestesi pediatrik, dan dokter spesialis anak. (ril/tob)