MANDIRI SYARIAH

Pergi ke Kafe, Warga Sergai Tewas Terapung di Sungai Ular

oleh -395 views
DITEMUKAN: Jenazah Muhammad Sabahan ditemukan tewas terapung di Sungai Ular.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Sempat dilaporkan hilang, Muhammad Sabahan (28) ditemukan tewas terapung di sungai ular seputaran Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang, Selasa (26/1/2021) sekira pukul 10.30 WIB.

Temuan itu segera dilaporkan kepada Pemerintahan Desa Denai Kuala, lalu diteruskan kepada petugas Trantip Kecamatan Pantai Labu. Berselang 1 jam pasca penemuan, Kapolsek Beringin AKP Doni Simanjuntak beserta rombongan tiba di lokasi jembatan Sei Ular.

Setelah dilakukan penyisiran dengan perahu karet oleh Satpol Air Pantai Labu, petugas berhasil menemukan mayat sekira 12.30 WIB, di muara bantaran Sei Ular Dusun 11, Desa Kota Pari.

BACA JUGA..  Lantik Enam Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020, Gubernur Sumut : Kenali Persoalan dan Potensi Wilayah Masing-Masing

Kemudian petugas melakukan indentifikasi. Berdasarkan KTP yang ditemukan, korban berdomisili di Dusun VIII Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

Pukul 15.20 WIB, jenazah diserahkan kepada Kanit Reskrim Polsek Pantai Cermin Iptu S Hasibuan disaksikan pihak keluarga, selanjutnya dibawa ke RS Sultan Sulaiman Sei Rampah guna dilakukan outopsi.

Berdasarkan informasi, pada Sabtu (23/1/2021), istri korban bernama Nasma Usma Wardani mengaku kehilangan suaminya bernama Muhammad Sabahan. Pasalnya, suaminya tersebut meninggalkan rumah pada hari Rabu (20/1/2021).

Kemudian, Nasma mendapat berita dari beberapa orang bahwa suaminya terlihat pergi bersama sepupunya, Ardiansyah menuju Cafe Lilik di Pasar 3 Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Deliserdang.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Resmi Dilantik jadi Walikota Medan

Disana mereka menemui pelayan cafe bernama Juli. Tidak lama, Ardiansyah pergi bersama Juli guna membeli jajanan. Sementara Sabahan tinggal bersama Nisa, juga pelayan café Lilik.

Sepulang membeli jajanan Adriansyah dan Juli kembali menemui Nisa serta korban. Beberapa waktu kemudian Sabahan permisi kencing ke belakang cafe. Namun Sabahan tidak kembali hingga berjam-jam.

Ardiansyah sempat mengecek ke belakang kafe tapi tak menemukan korban. Beberapa orang yang ditanya juga tidak mengetahui keberadaan Sabahan. Terakhir, Ardiansyah pulang memberitahu hilangnya Sabahan kepada istri korban.

Kapolsek Pantai Cermin, AKP Teddy Napitupulu membenarkan adanya temuan sosok mayat berjenis laki-laki tanpa di aliran sungai ular dalam kondisi mulai membusuk.

BACA JUGA..  Dua Kurir Sabu Jaringan Internasional Diamankan, Begini Kronologis Penangkapannya

Ia menjelaskan, awalnya warga di sekitar Titi panjang, Dusun 11, Desa Kota Pari melihat sesosok mayat mengambang di aliran sungai ular dengan kondisi mulai membusuk. Kemudian temuan itu dilaporkan ke Polsek Pantai Cermin.

Menurutnya, kondisi mayat menggunakan baju dan celana panjang ditemukan mengambang bercampur dengan tumpukan sampah di aliran sungai ular tidak jauh dari Titi panjang, Desa Kota Pari.

“Dugaan sementara mayat tersebut orang hanyut, tapi kepastiannya menunggu hasil otopsi rumah sakit,” ungkapnya.(bbs/ras)