MANDIRI SYARIAH

Komplotan Preman Keroyok Jukir di Eks Terminal Pusat Pasar Medan

oleh -2.517 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com-Preman berkedok organisasi pekerja di Pusat Pasat semakin meresahkan. Mereka mengeroyok salah satu juru parkir (Jukir) yang mengutip parkir secara legal di eks Terminal Pusat Pasar Jalan Bulan, Medan, Jumat (29/1/2021).

Adalah Ageng Santoso (37) yang menjadi korban kebrutalan preman-preman itu. Korban merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar II Medan.

Ceritanya, pagi itu para jukir legal yang dilengkapi badge dari Dinas Perhubungan Kota Medan mengutip retribusi parkir. Salahsatunya korban yang juga anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kelurahan Pusat Pasar Medan.

BACA JUGA..  3 Pegawai KPK Gadungan Digulung Polres Nisel

Namun para preman pimpinan pria berinisial SM mengutip parkir secara ilegal juga di lokasi itu. Merasa dirinya legal mengutip parkir di kawasan itu, korban menegur para jukir liar tersebut.

“Jangan gitu lah lae, kan kami yang ngutip (parkir) disini,” ujar korban kepada salahsatu jukir liar.

Tak terima, para jukir liar yang bernaung dalam F.SPTI – K.SPSI Kelurahan Pusat Pasar itu langsung mengeroyok korban hingga babak belur. Bahkan, salah seorang pelaku sempat akan menikam korban.

BACA JUGA..  Anak Amplas Tewas Dibantai Geng Motor

“Pisau nya terjatuh, makanya nggak sempat (pelaku menikam). Kawan-kawan jukir legal yang lain kemudian melerai,” jelas korban saat ditemui di Polsek Medan Kota.

“Ada empat orang yang mengeroyok saya pak. Robet Simanjuntak alias Bandot, Juan. Dua lagi saya lupa namanya,” sambungnya.

Akibat penganiayaan beramai-ramai itu, pipi korban bengkak, mata lebam dan luka lecet lainnya pada tubuh korban. Tak terima, korban kemudian membuat pengaduan ke Polsek Medan Kota.

BACA JUGA..  Modal 30 Ribu, Pengangguran Ini Embat ABG di Rumah Kosong

“Laporan sudah diterima dengan Nomor: STTLP/51/K/I/2021/SPKT/Sek Medan Kota, Tanggal 29 Januari 2021. Saya mohon polisi untuk segera menangkap para pelaku,” harap korban.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Ainul Yaqin mengaku sudah menerima laporan korban. “Sedang kita lidik ya,” ujarnya, Jumat (29/1/2020).(gib)