MANDIRI SYARIAH

Empat Maling Ini Masak & Ngopi Dalam Rumah Korban

oleh -479 views
PAPARKAN: Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi dan Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak memaparkan kasus komplotan maling yang nekat masak dan ngopi di rumah korban.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Empat kawanan maling bertingkah unik saat beraksi. Dimana, mereka sempat memasak nasi dan ngopi di TKP sebelum membawa kabur harta korban.

Ini terungkap dalam pemeriksaan di Polsek Sunggal, seperti yang disampaikan Kanit Reskrim AKP Budiman saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Disebutkan, keempat maling dimaksud berinisial MA alias A (24) warga Jalan Saudara, Kelurahan Babura, Medan Baru; MA (32) warga Jalan Sei Kapuas, Kelurahan Babura, Medan Sunggal; BSS (30) warga Jalan Kapuas; dan JBS (38) warga Jalan Sei Bekala, Medan Baru.

BACA JUGA..  Modal 30 Ribu, Pengangguran Ini Embat ABG di Rumah Kosong

Sementara korban mereka yakni H Sunaryo (70) warga Jalan Sei Kapuas, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Selayang. Saat kejadian korban sedang tidak berada di rumah.

Pencurian baru diketahui beberapa hari kemudian, ketika korban pulang. Sunaryo mendapati isi rumahnya berantakan dan beberapa barang berharga hilang. Berikutnya korban membuat laporan pengaduan yang tertuang dalam LP No : 56/K/I/2021/SPKT Polsek Sunggal tertanggal 19 Januari 2021.

Menindak lanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim AKP Budiman dan Ipda Bambang (Panit I) memimpin penyelidikan dengan mencari saksi di sekitar TKP.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi akhirnya polisi berhasil mengindentifikasi terduga pelaku. Dalam proses pencarian terduga pelaku, pada hari Rabu (27/1/2021) sekira pukul 03.00 WIB diperoleh informasi jika target terlihat di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA..  Bunuh Istri Divonis Seumur Hidup, Pengadilan Militer Tambah Hukuman Praka MPC

Diduga hendak beraksi kembali, petugas bergerak cepat dan akhirnya berhasil menangkap keempat orang yang dicurigai sebagai pembobol rumah Sunaryo.

Selain mengamankan keempatnya, tim juga menyita barang bukti berupa Handycam 2 unit, 2 buah tabung gas ukuran 12 kg, TV LED 55 inci merk LG, dan kabel listrik genset.

Dari hasil interogasi petugas, MA alias A mengakui perbuatannya. Namun saat dilakukan pengembangan MA alias A tidak kooperatif sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas.

BACA JUGA..  Ribut di Pakter Tuak, Siadari Tewas Ditikami Manik

“Ketika kita melakukan pengembangan mencari barang bukti lainnya, tersangka MA alias A berusaha melarikan diri. Makanya kita terpaksa melakukan tindakan tegas dengan cara menembak kaki tersangka,” kata Budiman.

Usai diberikan timah panas, A dibawa ke RS Bayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis. “Kita masih melakukan pemeriksaan intensif. Sebab tidak tertutup kemungkinan kawanan ini telah beraksi di tempat lain, atau terlibat dalam kawanan (pencuri) lain,” imbuh Budiman. (oki/ras)