POSMETRO MEDAN – Artis Ayu Aulia kembali menjalani operasi plastik pada bagian hidungnya. Kali ini, ia memilih menggunakan tulang iga, demi mendapatkan hasil yang lebih tahan lama dan natural.
“Iya, kemarin itu sebenarnya sudah bagus, tapi ini mau dibuat lebih bagus lagi karena kali ini pakai tulang iga. Kalau yang kemarin itu kan pakai implan, jadi bisa diulang-ulang terus dan aku capek. Kalau pakai tulang iga ini kan lebih long lasting,” jelas Ayu.
Menurut Ayu, keputusan ini berkaitan dengan pekerjaannya di dunia hiburan. Ia ingin tampil lebih maksimal, terutama untuk kebutuhan peran dalam proyek terbarunya.
“Pastinya biar tetap eksis di dunia entertainment ya. Meng-update diri supaya lebih cantik tapi tetap terlihat natural. Pakai tulang iga itu hasilnya lebih tough, nggak mencong-mencong. Aku kan mau syuting film, jadi takut kalau nanti hidungnya kenapa-kenapa kalau nggak kuat,” jelasnya.
Ayu mengaku sudah mempertimbangkan penggunaan tulang iga sejak dua bulan lalu, sebelum akhirnya mantap mengambil keputusan.
“Sebenarnya sudah dari dua bulan lalu aku pengin pakai iga saja. Terus aku pikir-pikir, ya sudah akhirnya pilih pakai iga,” tuturnya.
Ayu menegaskan melakukan operasi bukan karena rasa kurang percaya diri. Ia menyebut tuntutan peran menjadi salah satu faktor utama.
“Gak sih, kalau percaya diri tetap percaya diri, tapi kan ada project film baru nih, genre horor. Produsernya bilang hidung aku kepanjangan, jadi kita sesuaikan saja sama tuntutan peran,” katanya.
Diketahui, ini bukan kali pertama Ayu melakukan operasi hidung. Ia bahkan menyebut sudah menjalani prosedur serupa hingga tujuh atau delapan kali.
“Iya, waktu itu kan sempat ada gempa juga, jadi aku pilih ke Skizhel untuk renovasi hidung aku. Pihak klinik menyarankan pakai iga saja, ya sudah aku ikut. Ini mungkin sudah operasi hidung yang ketujuh atau kedelapan kalinya ya,” ungkapnya.
Ayu memperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk proses pemulihan.
“Masa pemulihan sekitar 10 sampai 14 hari. Kalau pakai iga ini gak ada efek samping kayak implan yang bisa merah-merah gitu. Cuma sekarang masih kerasa efek biusnya saja,” jelasnya.
Selama masa penyembuhan, Ayu juga harus menjalani beberapa pantangan, seperti tidak merokok dan menghindari makanan pedas. Ayu menyebut operasi dengan metode tulang iga memang lebih mahal dibandingkan implan.
“Kalau untuk tulang iga sendiri range-nya sekitar Rp 70 sampai 80 juta, tergantung kasus masing-masing. Kalau kasus aku sih sekitar Rp 100 juta-an ya,” bebernya.
Tak berhenti di situ, Ayu sudah merencanakan prosedur lain setelah pemulihan hidungnya selesai, yakni liposuction untuk membentuk otot perut. Keputusannya menjalani berbagai operasi plastik salah satunya dipengaruhi fenomena FOMO.
“Mungkin lebih ke-FOMO ya. Sebenarnya aku merasa cantik tanpa operasi, tapi ya namanya perempuan kadang pengin ikut-ikutan,” tutup Ayu.(dtk)












