MANDIRI SYARIAH

3 Kurir Diringkus, 570 Kg Ganja Disita

oleh -767 views
PAPARKAN: AKBP Horas Tua Silalahi memaparkan kasus 570 kg ganja beserta kurirnya.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Pengiriman 570 kg ganja ke Jakarta digagalkan oleh Polres Mandailing Natal (Madina). Tiga kurir diciduk, seorang diantaranya ditembak karena menendak perut polisi.

Ganja tersebut berasal dari perbukitan Tor Sihite Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Pengungkapan ini berlangsung pada Jumat (22/1/2021) siang kemarin.

“Setelah mendapat informasi dari masyarakat, kami melakukan penyelidikan di kawasan Laru Lombang selama 15 hari dimulai 8 sampai 22 Januari. Dan pada Jumat siang kemarin, kami mencurigai muatan truk fuso berwarna orange dengan nomor polisi BA 9799 PD,” ujar Kapolres Mandailing Natal, Ajun Komisaris Besar Horas Tua Silalahi dalam keterangan resminya, Selasa (26/1/2021).

BACA JUGA..  Dua Warga Medan Bawa 5 Kg Sabu, Gol...

Horas Tua didampingi Kasat Narkoba, AKP Manson Nainggolan menyebutkan, saat dilakukan pemeriksaan dalam truk, ditemukan narkotika jenis ganja kering sebanyak 570 bal.

“Satu bal ganja dengan berat satu kilogram. Totalnya ada 570 bal. Ganja tersebut dimasukkan ke dalam karung lalu ditimpa terpal warna biru. Dan dari pengakuan tersangka, ganja tersebut akan dibawa dan diedarkan di Jakarta,” tuturnya.

Adapun tersangka yang diamankan yakni sopir truk bernama Asril Lubis. Petugas terpaksa menembaknya karena melawan dengan menendang perut petugas dan berusaha kabur saat akan diboyong.

BACA JUGA..  Ribut di Pakter Tuak, Siadari Tewas Ditikami Manik

“Tersangka Asril Lubis melakukan perlawanan dengan menendang perut anggota. Terpaksa kami lumpuhkan dengan menembak bagian paha sebelah kanannya,” terangnya.

Selain Asril Lubis, lanjutnya, pihaknya juga mengamankan Abdul Rosak (31) dan Rahmad Wildan (27), keduanya warga Desa Maga Lombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina.

”Kita masih melakukan pengejaran terhadap pemilik ganja tersebut, dia warga Huta Bangun, inisialnya F, ganja ini akan dikirim ke jakarta dengan ongkos Rp57.500.000,” terang Horas Tua.

BACA JUGA..  Polsek Medan Kota Belum Tangkap Komplotan Preman Penganiaya Jukir

Rosak dan Rahmad diamankan dari salah satu warung milik masyarakat setempat yang berjarak 15 meter dari lokasi truk. Mereka bertugas untuk menjaga truk yang sedang parkir. Petugas juga mengamankan dua pucuk senjata rakitan.

Sementara itu, Rahmad mengakui bahwa dia bersama Rosak diberi upah oleh Ilman Rp50.000 per harinya untuk melakukan pemantauan lokasi.

Akibat perbuatan tersangka, ketiganya akan dijerat hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama maksimal seumur hidup atau hukuman mati dengan denda minimal Rp1 miliar paling banyak Rp10 miliar. (bbs/ras)