MANDIRI SYARIAH

Zulham Dihabisi Geng Motor karena Tersinggung

oleh -95 views
PAPARKAN: Kapolrestabes Medan Kombes Riko Soenarko memaparkan kasus pembunuhan Zulham Simanjuntak.(MANGAMPU SORMIN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Setelah 2 pekan lebih melakukan penyelidikan, Polrestabes Medan akhirnya berhasil membekuk tiga dari 10 tersangka pengeroyokan yang menyebabkan Zulham Simanjuntak (17) meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, Zulham tewas dikeroyok di Lorong VII, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada hari Kamis (10/12/2020) lalu.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kompol Martuasah (Kasat Reskrim), Senin (28/12/2020) menerangkan jika motif penganiayaan dilatar belakangi ketersinggungan antara korban (Zulham) dengan pelaku.

Dijelaskan, pada Kamis (10/12/2020) saksi Rifaldi dan Zulham berboncengan melintas di Jalan Sei Rotan, Percut Seituan. Laju kereta mereka terhenti akibat dihadang Jimmy.

BACA JUGA..  Buron Kasus Perampokan Diciduk, Kaki Dipelor

“Sudah lama kutunggu. Ini pas jumpa kita. Malam ini kau kalo mau ngetes ayok jumpa di pabrik kita malam ini,” tantang Jimmy kepada Zulham. Namun tantangan itu tak dijawab. Zulham hanya terdiam.

Tak lama, dua rekan Jimmy bernama Andika Prasetyo dan Bayu Anggara datang. Tidak mau terlibat masalah, Rifaldi dan Zulham pergi meninggalkan mereka.

Namun ketika melintasi Lorong VII, Desa Sei Rotan, mereka dihentikan Jimmy, Andika, Bayu, Tata, Firmansyah, Robby dan Tebek. Tanpa banyak bicara, Jimmy cs memukuli Zulham beramai-ramai di dekat sungai Bakaran Batu. Zulham berusaha lari namun dikejar oleh Tebek hingga jatuh lalu dipukuli lagi.

BACA JUGA..  Wanita Kurir 400 Butir Inex Ditangkap Polsek Medan Kota

Lanjut Riko, saksi bernama Dimas Prabowo datang ke pinggir Sungai Bakaran Batu dan melihat Zulham sudah babak belur. Berikutnya Dimas membawa Zulham ke Klinik Puja di Batang Kuis untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nahas, nyawa Zulham tak terselematkan.

Keesokannya, Jumat (11/12/2020), personil Sat Reskrim mendapatkan informasi ada penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

BACA JUGA..  Gelapkan Dua Sepmor, Sadam Husein Diringkus 

“Mereka (pelaku) ini kelompok genk motor. Anggota mendapatkan rekaman video dan berhasil menangkap tiga orang pelaku yakni Tri Irawan, Bayu Anggara, dan Andika Prasetyo. Tujuh orang tersangka lainnya masih kita kejar,” terang Riko.

Pasal yang disangkakan Pasal 80 ayat 3 junto Pasal 76 C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 14 tahun penjara.

Sementara barang bukti yang diamankan ada 12 item diantaranya celana, baju, jam tangan, sepeda motor dan lain-lain. (sor/ras)