535 Kios Pajak Tingkat Berastagi Ludes Terbakar

oleh -85 views
PADAMKAN: Seorang petugas pemadam kebakaran coba memadamkan api yang terus menjilati dinding kios Pajak Tingkat Berastagi, Selasa (17/11/2020) dini hari.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Udara dingin di kawasan Pusat Pasar Berastagi mendadak panas, Selasa (17/11/2020) dinihari. Bukan karena perubahan iklim, namun akibat terbakarnya Pajak Tingkat. Sekitar 535 kios dan 7 rumah ludes.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Belum diketahui asal api. Tapi dugaan sementara kebakaran akibat adanya korsleting (hubungan arus pendek listrik) di salah satu kios.

Kobaran si jago merah dengan cepat menyebar dan melahap barisan kios sekitar ruko. Suasana di sekitar lokasi kebakaran pun seketika gempar.

Puluhan warga berpencar membangunkan penghuni rumah di sekitar pajak. Sebelum mobil pemadam tiba, warga dan pedagang bahu-memebahu memadamkan api dengan peralatan air seadanya.

Tak lama berselang, puluhan mobil pemadam milik Pemkab Karo pun tiba. Namun upaya pemadaman api sempat terkendala kecilnya akses masuk ke dalam.

Bagian kiri dan kanan jalan jadi sempit akibat sembrautnya keberadaan lapak, hingga memakan badan jalan. Alhasil, api tak terkendali karena banyaknya barang dagangan yang berbahan mudah terbakar.

BACA JUGA..  Nasution Dibacoki Abang di Depan Istri, Kepala Robek

Api dengan cepat menghanguskan isi lapak dan kios pedagang di lantai satu dan dua. Karena api tak terkendali, pemadam berkonsentrasi mencegah api merambat ke pemukiman.

Apalagi di sekitar lokasi sangat padat penduduk dan hunian. Setelah berjibaku, kerja sama masyarakat dan petugas pun membuahkan hasil.

Api akhirnya dapat dipadamkan sekira pukul 08.00 WIB. Pedagang yang mengetahui info kebakaran yang melanda Pajak Tingkat ataupun pasar tradisional yang sering juga dinamakan warga Berastagi dengan sebutan Los Pancur Batu dan Los Jahe-jahe itu, segera mendatangi lokasi.

Banyak diantaranya yang histeris karena tidak sempat menyelamatkan barang jualannya. Pantauan di lokasi, amukan api hampir meludeskan semua barang pedagang di lantai satu dan dua yang biasa menjajakan pakaian bekas, minyak goreng, gas elpiji, barang pecah belah, sayur mayur dan lainnya.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Jerman: FC Koln vs Wolfsburg

Bahkan 7 unit rumah milik warga juga ikut terbakar di beberapa bagian. Kapolsekta Berastagi, Kompol L. Marpaung menyatakan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

Hanya saja, menurut saksi mata, api pertama kali terlihat dari sudut pajak. Api pertama kali di ketahui oleh penjaga malam.

Dari keterangan Arnold Sihombing (26), Lawi Pelawi (27), dan Ijul Sinaga (23), ketiganya warga Kelurahan TL. Mulgap II, Berastagi, sekira pukul 01.30 WIB lampu jalan di simpang Jalan Penghasilan, padam. Kemudian Andi dan Zulkifli melakukan pengecekan.

Setelah saklar dipetik untuk menyalakan lampu, ternyata tidak bisa. Setelah diperiksa, stut saklar meteran listrik di simpang tiga Gang Merek sudah dipindahkan.

BACA JUGA..  Dua Pembakar Rumah Warga Beringin Diciduk dari Batam

Namun saat dipindah untuk menghidupkan lampu, saklar tidak berfungsi dan terlihat titik api kecil di sana. Saat bersamaan, penjaga malam mendengar suara teriakan warga dari arah dalam gang Pajak Bertingkat, seraya menyerukan kebakaran.

Para penjaga malam berlarian menuju sumber suara sambil melihat titik api. Namun api terus membesar dan merambat ke seluruh kios pajak tingkat yang berbahan material bangunan terbuta dari kayu. Api terus membesar merambat ke Ruko warung kopi tempat tinggal Asmarija Kaban 55.

“Masih kita selidiki. Kerugian juga belum bisa kita pastikan, tapi kalau menurut saya kurang lebih 2 miliar sudah pasti ada. Jadi jumlah keseluruhan menurut data yang saya dapat, kebakaran ini menghanguskan 535 kios dan 7 rumah warga yang berada di belakang pajak tingkat,” paparnya.(deo/pmg/ras)