Zebua Bersaudara Bacok Laoli hingga Tewas

oleh -151 views
PEMBUNUH: Melianus Zebua dan Asotokhi Zebua, tersangka pembunuh Soniaman Laoli.

POSMETROMEDAN.com – Dipicu dendam, Zebua bersaudara kompak menghabisi nyawa Soniaman Laoli (43). Penduduk Desa Hiligodu Ulu, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli itu tewas dengan luka bacok.

Atas perbuatannya, Melianus Zebua dan Asotokhi Zebua kini mendekam di sel tahanan Polres Tanah Karo. Keduanya diciduk di kawasan Jalan Merek Sidikalang, Kecamatan Merek, Kamis (1/10/2020) dini hari.

“Setelah mengumpulkan bukti-bukti, kita langsung melakukan pelacakan terhadap terduga pelaku. Karena kita duga keduanya akan melarikan diri dari wilayah Kabupaten Karo, makanya kita sebar anggota ke semua perbatasan. Kemudian, keduanya kita tangkap saat akan melarikan diri dan menunggu angkutan di stasiun,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Adrian Risky Lubis.

Adrian menjelaskan, saat akan dilakukan penangkapan kedua pelaku yang diketahui merupakan bersaudara ini mencoba untuk melarikan diri. Petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Eropa: Nice vs Hapoel Beer Sheva

Perwira dengan lambang tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan, saat dilakukan pengembangan kedua pelaku mengaku jika telah melakukan pembunuhan terhadap korban.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, pembunuhan diawali dengan menganiaya korban dengan cara membacok tubuh korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Saat kita lakukan interogasi, kedua tersangka mengakui perbuatannya yang telah melakukan pembunuhan terhadap diri korban,” ungkapnya.

Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti senjata tajam berupa parang yang digunakan para pelaku menghujam tubuh korban, keduanya mengaku sudah tidak ingat lagi dibuang ke mana.

BACA JUGA..  Netralitas ASN Pilkada Tapanuli Selatan, Ranto Sibarani SH : Aiptu Anwar Sadat Layak Mendapat Penghargaan Demokrasi

Dari tangan kedua pelaku, personel Satreskrim mengamankan satu unit telepon seluler milik korban yang diambil oleh pelaku.

“Tersangka mengaku keduanya melakukan pembacokan terhadap korban masing-masing menggunakan parang. Tapi saat kita kembangkan, pelaku mengaku sudah membuang parang tersebut dan sudah tidak ingat lagi. Tapi ada satu unit telepon milik korban kita sita dari tersangka sebagai barang bukti,” katanya.

Ketika ditanya perihal motif yang menjadi penyebab kedua pelaku menghabisi nyawa korban, Adrian mengaku keduanya mengaku memiliki motif dendam.

Soniaman Laoli (43) merupakan pekerja penderes getah pinus. Dia dibunuh di base camp kerangen (hutan) Desa Lau Riman, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Selasa (29/9/2020) malam.

Pembunuhan ini terungkap ketika rekan kerja korban hendak meminta sesuatu kepada korban. Namun ketika tiba di barak, saksi tidak melihat korban, melainkan melihat sejumlah bercak darah yang berceceran.

BACA JUGA..  Ayah Perkosa Anak dan Tetangga Ditangkap

Setelah mengatakan kepada pekerja lainnya dan melakukan pencarian, sekitar 40 meter dari pondok, para saksi melihat Soniaman Laoli dalam kondisi lemas dengan sejumlah luka.

Selanjutnya, Soniaman Laoli dibawa ke RS Efarina Etahan Berastagi. Setiba di rumah sakit korban dinyatakan pihak medis sudah tidak bernyawa.

Rabu (30/9/2020) pagi sejumlah pelapor dan saksi mendatangi Polsek Tiga panah untuk melaporkan kejadian. Melianus Zebua dan Asotokhi Zebua akhirnya ditangkap pukul 01.00 WIB dini hari di Aek Popo, tepatnya di Stasiun Sampri, Jalan Merek-Sidikalang, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.(bbs/ras)