Tiga Bocah Hilang di Langkat Belum Kembali, Dua Ritual Digelar Orangtua Korban

oleh

POSMETROMEDAN.com – Tiga anak yang hilang di Dusun Pulka, Desa Namanjahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat belum ditemukan. Hari ini memasuki hari ke lima.

Berbagai usaha telah dilakukan orangtua ketiga anak tersebut. Termasuk ritual, Jumat (23/10/2020).

Ketiga orangtua anak yang hilang melakukan ritual melepas ikan emas ke dalam Danau Pulka. Satu orangtua melepas satu ikan emas.

“Ritual dilakukan 500 meter dari rumah mereka (para korban). Ritual jarang kepang juga dilakukan di rumah mereka,” ujar salahsatu warga.

BACA JUGA..  Rumah Terbakar, Kakak Adik Tewas

Namun hingga Jumat (23/10/2020) sore, ketiga bocah tersebut belum kembali.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat heboh. Tiga orang bocah hilang sejak Minggu (18/10).

Ketiga anak masing-masing, Nizam Auvar Reza (7), Alfisah Zahra (7) dan Yogi Tri Herlambang (7). Mereka putera-puteri dari pasangan suami istri, Sarkim-Darmi, Alamsyah-Masdiani dan Hartoyo-Susi.

BACA JUGA..  Kebakaran Sore Hari di Siantar, Kerugian Ditaksir Rp700 Juta

Ketiga anak masih duduk di kelas dua SD No 057187 Pulka. Menurut penuturan warga, ketiganya meninggalkan rumah sekira pukul 11.00 WIB.

Terakhir kali terlihat, ketiganya sedang melihat beko yang sedang membuat parit. Setelah itu mereka berjalan menuju jalan besar.

“Tepatnya di palang kembar PT LNK,” kata seorang pekerja kebun yang saat itu sedang melintas pulang kerja.

BACA JUGA..  Jembatan Utama Rusak, Truk Sawit Terjun ke Sungai

Sekitar 500 an warga terus menyisir kebun tempat terakhir kali ketiganya terlihat. Para normal pun diturunkan untuk ikut menarawang posisi bocah.

Seperti biasa, dukun bilang disembunyikan makhluk halus,” cetus salah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, orang tua para korban terus menangis histeris. Mereka memanggil-manggil nama anak-anak mereka.(sut)