Putra Netanyahu Diancam Bunuh

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, mendapat ancaman dibunuh.

Mengantisipasi ancaman tersebut, Netanyahu akhir menyuruh anaknya yang sedang di Florida, Amerika Serikat, kembali ke Israel.

Evakuasi dilakukan oleh dinas keamanan Israel, Shin Bet, setelah muncul penilaian bahwa keselamatan Yair terancam. Shin Bet membenarkan informasi tersebut kepada The Jerusalem Post.

“Memang terdapat ancaman serius yang membahayakan keselamatan Yair Netanyahu. Oleh karena itu, setelah dilakukan penilaian situasi, diputuskan untuk segera mengevakuasi dirinya beserta tim pengawalnya kembali ke Israel,” demikian pernyataan Shin Bet.

BACA JUGA..  Nepal Banjir Bandang, 384 Turis Hilang

Laporan mengenai ancaman tersebut pertama kali dimuat pada Selasa oleh Newsmax, situs berita yang berbasis di Boca Raton, Florida.

Laporan itu mengutip sumber penegak hukum Amerika Serikat yang disebut mengetahui situasi tersebut.

Menurut laporan Newsmax, intelijen Israel mendeteksi adanya rencana Iran pada Desember untuk membunuh Yair di Florida. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pihak berwenang Amerika Serikat.

BACA JUGA..  Nepal Banjir Bandang, 384 Turis Hilang

Sumber tersebut juga mengatakan agen-agen Iran berdasarkan penilaian intelijen telah berada di kawasan Miami dan melakukan pengintaian terhadap tempat tinggal serta pergerakan Yair.

Yair yang selama ini didampingi tim keamanan khusus dari Israel, kemudian diperintahkan segera meninggalkan wilayah tersebut.

Ia disebut meninggalkan Florida tanpa membawa barang-barangnya dan langsung kembali ke Israel, tempat ia kini menetap.

BACA JUGA..  Nepal Banjir Bandang, 384 Turis Hilang

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Channel 14 pada pekan lalu, Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa Iran telah berupaya membunuh salah satu putranya. Namun, dia tidak menyebutkan apakah target tersebut Yair atau putranya yang lain, Avner.(bbs)