Rampok Motor, Dua Resedivis Ditembak

oleh -119 views
TAHANKAN: Dua begundal maling motor ini terpaksa menahankan pengap sel tahanan Mapolsek Delitua.(IRWANSYAH/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Dua mantan narapidana ditembak polisi. Itu karena keduanya berusaha melawan ketika dibawa pengembangan mencari kereta hasil rampokan mereka.

Duet residivis tersebut yakni Muhammad Suranta (33) warga Jalan Bunga Pancur Siwah, Gang Kenanga, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan dan Tomo Bastanta Ginting (34) warga Jalan Jamin Ginting Km. 11,5 Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan

Selain Suranta dan Ginting, polisi juga mengamankan seorang penadah bernama Didik Kusworo (53) warga Jalan Eka Surya, Gang Eka Surya, Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor.

Informasi diperoleh, pada hari Sabtu (17/10/2020) sekira pukul 19.30 WIB korban Sri Aminah (32) warga Jalan Lizardi Putra, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan pergi ke Pajak Melati untuk membeli bakso.

BACA JUGA..  Usai Transaksi Sabu, Edo Digrebek Polsek Pantai Cermin

Aminah tidak sendiri. Dia membonceng temannya, Mela Ritonga dengan mengendarai Honda Scoopy warna Coklat-Cream BA 2949 AES. Ketika melintasi Jalan Seroja, mereka dikejutkan dengan kehadiran pelaku yang muncul dari semak semak.

Saking terkejutnya, Aminah tidak bisa mengendalikan laju keretanya hingga mereka pun jatuh. Saat bersamaan, pelaku mendekati korban sambil memegang kayu broti.

Tak ingin mati konyol, Aminah mencabut kunci keretanya lalu lari sembari meminta tolong. Namun sayangnya tidak ada yang menolong sehingga pelaku dengan leluasa membawa motornya.

Berharap pelaku bisa segera ditangkap, Aminah mendatangi Mapolsek Delitua guna membuat laporan pengaduan. Atas laporannya, petugas unit Reskrim Delitua meluncur ke lokasi guna melakukan olah TKP.

BACA JUGA..  Ngobrol Sama Mertua, Ismail Dibacok Adik Ipar

Setelah meminta keterangan saksi saksi dan penyelidikan, Minggu (18/10/2020) dinihari, petugas akhirnya mandapat info jika salah seorang pelaku berada di salah satu warung kopi belakang Hotel Murai Jalan Setia Budi, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan.

Tanpa buang waktu, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap Ginting. Dan dari hasil interogasi, keberadaan Suranta diketahui di Hotel Cemara Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan. Setelah berkoordinasi dengan pihak hotel, Suranta akhirnya diamankan dari Kamar No.20.

Suranta dan Ginting mengakui perbuatannya ketika diintrogasi. Kepada petugas, mereka menyebut kereta korban telah dijual kepada Didik seharga Rp 2,5 juta.

BACA JUGA..  Tertangkap Tangan Letak Sabu Dekat Kaki, Nelayan Diamankan Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai

Namun saat dikembangkan kasusnya, kedua pelaku melakukan perlawanan hingga terpaksa diberikan tindak tegas dan terukur. Selanjutnya petugas mendatangi rumah Didik dan menangkapnya serta mengamankan kereta korban.

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap membenarkan penangkapan Suranta dan Ginting serta Didik. “Dari mereka di sita berang bukti satu unit Honda Scopy warna Krem-Coklat nopol BA 2949 AES dan satu buah broti digunakan pelaku untuk mengancam korban,” kata Kapolsek.

Ditambahkan, pelaku Muhamad Suranta merupakan residivis dan pernah dihukum 2,6 tahun kasus curanmor dan Tomo dihukum enam bulan dalam kasus penganiayaan. (irw/ras)