HUT NAGAN RAYA

Curi Meteran Air, Parbotot Diciduk Polsek Patumbak

oleh -199 views

POSMETROMEDAN.COM – Curi meteran air, tukang botot diciduk Unit Reskrim Polsek Patumbak. Pelaku beraksi di rumah Jalan Selambo, Asrama Polisi Selambo, Kecamatan Medan Amplas, Senin (17/8/2020) lalu.

Tersangka pencurian yakni I (19), warga Jalan Keramat Indah, Kecamatan Medan Amplas. Tersangka merupakan seorang tukang botot yang kerap melintas di sekitar lokasi.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza melalui Kanit Reskrim, Iptu Philip membenarkan penangkapan tersangka karena curi meteran air tersebut.

BACA JUGA..  Polrestabes Tembak Mati Bandar Sabu

Dia mengatakan, tersangka pencurian tersebut diamankan dengan Laporan Polisi Nomor LP/541/VIII/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Patumbak.

“Saat itu korban Dortha Lumban Gaol sedang mencuci pakaian di rumah, tiba-tiba air berhenti mengalir,” ujar Philip kepada wartawan, Senin (24/8/2020).

Lanjutnya, korban sempat menanyakan kepada anaknya kemudian anaknya mengatakan itu biasa dan disuruh menunggu saja. Setelah beberapa jam menunggu, air tidak mengalir juga. Korban merasa curiga dan memeriksa ke depan rumah.

BACA JUGA..  Curi Murai Batu Polisi, Kompeng Diringkus 

“Ternyata di depan rumah telah digenangi air dan meteran air telah hilang. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak,” ungkap Philip.

Setelah menerima laporan pengaduan, Tekab Polsek Patumbak langsung turun ke TKP. Kemudian tim melakukan penyelidikan dan diperoleh informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku yang bersembunyi di sekitar Aspol Selambo.

BACA JUGA..  Bawa Sabu ke Medan, Warga Aceh Timur Disergap

“Lalu team langsung menuju lokasi persembunyiannya dan tersangka diamankan tanpa perlawanan. Kemudian tersangka dan barang bukti diboyong ke komando guna proses selanjutnya,” tukas Philip.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu unit meteran air dan satu buah goni. Philip menegaskan, akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 5e dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun kurungan penjara. (mad/gib)