POSMETRO MEDAN – Pengelolaan dari Masjid Agung kini jadi sorotan publik. Untuk mendalami hal tersebut, wartawan coba mengonfirmasi langsung ke kantor MUI Sumut Jalan Majelis Ulama, Kec.Medan Timur, Kamis (5/11) siang.
Namun anehnya, sejak awal kehadiran wartawan yang ingin mengetahui secara langsung materi rapat yang sudah dibahas sejak pukul 10.30 WIB hingga 12.30 tidak seorang pun peserta yang mau memberikan keterangan secara pasti.
Wartawan coba mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Badan Wakaf Indonesia (BWI) Sumut H.Sholahuddin Sagala yang turun selesai rapat, malah mengelak mengatakan ingin salat dan terburu-buru.
Meski wartawan meminta waktu hanya 5 menit, Kepala BWI Sumut ini terus.menghindar.
Demikian juga halnya dengan Sekjen MUI Sumut Prof DR Ardiansyah yang ditemui di ruang tunggu juga mengelak.”Nanti ya sama Ketua langsung,” elaknya.
Sayangnya, saat hal ini hendak dikonfirmasi kepada Ketua MUI Sumut DR H.Maratua Simanjuntak sekira pukul 10.30 WIB, wartawan dihalangi staff dengam alasan kesehatan Ketua MUI sedang drop.
“Nanti saja bg, Bapak lagi kurang sehat,” kata Staf tersebut.
Senada hal diatas, wartawan juga mengonfirmasi Kepala KTU MUI Sumut, Fuadi menyatakan rapat masih berlanjut, belum ada keterangan yang bisa disampaikan.
Dengan bungkamnya seluruh peserta rapat mengenai pengelolaan Masjid Agung Medan, publik semakin penasaran. Ada apa gerangan, apa yang disembunyikan oleh para pejabat-pejabat tersebut.
Bahkan katanya, pihak BIN sampai hadir di lokasi untuk memantau jalannya rapat. (tim)











