Transaksi Sabu Terendus: Tiga Pria Disergap, Bandar Diburu

oleh
Ketiga pria ditangkap kasus narkoba. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Penggerebekan pondok yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba di Desa Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), berujung penangkapan tiga pria.

Namun, bandar sabu yang menjadi target operasi justru berhasil lolos dan kabur ke dalam hutan.

Ketiga pria masing-masing berinisial EF, AP, dan AZ diamankan personel Polsek Sibabangun saat penggerebekan berlangsung, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketiganya diduga datang ke lokasi untuk membeli sabu dari seorang bandar berinisial SN alias Boho.

Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok Catur, mengatakan penggerebekan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran narkotika di pondok tersebut.

BACA JUGA..  Sabu 26 Gram Jadi Bukti, Pria 47 Tahun Diringkus

Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Sibabangun yang dipimpin Kanit Reskrim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan penyergapan.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati seorang pria mencurigakan di depan pondok dan langsung mengamankannya. Namun, SN alias Boho yang berada di bagian belakang pondok berhasil kabur ke arah semak-semak.

Polisi sempat melakukan pengejaran, tetapi jejak pelaku hilang ditelan gelapnya malam.

“Petugas sempat melakukan pengejaran ke arah semak-semak, tetapi pelaku kehilangan jejak di tengah gelapnya malam. Sementara pria yang berhasil ditangkap di lokasi diketahui berinisial EF,” ujar Totok, Kamis (5/11/2026).

BACA JUGA..  Korupsi Bantuan Banjir Bandang di Samosir, Vonis Eks Kadis Sosial Ditunda

Dari pemeriksaan awal, EF mengaku datang untuk membeli sabu dari SN alias Boho. Tak lama kemudian, AP dan AZ tiba menggunakan sepeda motor. Keduanya juga diduga hendak memesan sabu kepada bandar yang sama.

Penggeledahan di pondok tersebut turut mengungkap sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Polisi menyita plastik klip berisi sabu, kaca pirek, pipet bening, 10 pipet kecil, dua paket plastik klip kosong, gunting stainless, gulungan kertas timah, serta mancis tanpa kepala.

BACA JUGA..  Tiang Lampu Merah Dibongkar, Becak Jadi Armada Angkut

Petugas juga menemukan uang tunai Rp220.000 di dalam tas sandang. Sementara dari ketiga pria yang diamankan, polisi menyita uang tunai Rp397.000 dan dua unit telepon genggam.

Selanjutnya, ketiga pria beserta seluruh barang bukti diboyong ke Mapolres Tapteng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Totok menegaskan, penyelidikan masih terus dikembangkan. Polisi kini memburu SN alias Boho yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan.

“Kami masih mendalami keterangan ketiga terduga pembeli sekaligus memburu bandar utama berinisial SN alias Boho,” pungkasnya.

Editor: Oki Budiman