Warung Ayam Penyet & Stan Pakaian Dilahap Api

oleh
Kebakaran warung ayam penyet dan stan penjualan. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah warung ayam penyet dan stan penjualan pakaian serba Rp35.000 di Jalan Dahlan Tanjung, Dusun I, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Senin (22/6/2026) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.

Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui oleh Muhammad Pebri Wardana (20), penjaga stan pakaian yang berada di lokasi. Saat berada di sekitar tempat usaha, ia melihat kepulan asap muncul dari bagian belakang warung ayam penyet.

Dalam hitungan menit, api membesar dan menjalar dengan cepat ke stan pakaian yang berada tepat di samping warung. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terus membesar hingga menghanguskan kedua bangunan.

Kepanikan sempat terjadi di lokasi karena api dengan cepat melalap seluruh bagian bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar. Asap tebal membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar.

BACA JUGA..  Pengendara Karisma Tabrak Fuso Gegara Lubang

Menerima laporan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Deli Serdang mengerahkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Petugas tiba sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dan memadamkan seluruh titik api sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang, AKP Jonni H Damanik, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kebakaran menghanguskan dua unit bangunan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA..  Bupati Taput Dorong Peserta Pelatihan Furnitur BLK Silangkitang Jadi Wirausaha Mandiri

“Benar telah terjadi kebakaran yang menghanguskan dua unit bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kerugian sementara ditaksir kurang lebih Rp200 juta dan untuk sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Jonni, Selasa (23/6/2026).

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sumber api dan memastikan penyebab pasti kebakaran yang meludeskan dua tempat usaha tersebut. Sementara itu, garis polisi telah dipasang di lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Oki Budiman