Pura-Pura Jadi Pembeli, Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Pancur Batu

oleh
Pria berinisial RA saat dimintai keterangan. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN) 

POSMETRO MEDAN – Jaringan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Pancur Batu kembali diguncang. Seorang pemuda berinisial RA (21), warga Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, harus berurusan dengan polisi setelah diduga kuat terlibat dalam peredaran sabu.

Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Pancur Batu dalam rangka Operasi Antik Toba 2026, menyusul laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di kawasan Dusun II, Desa Sukaraya, Gang Serbu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas bergerak cepat dengan melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy). Strategi ini akhirnya mengarah pada transaksi langsung dengan terduga pelaku.

“Setelah transaksi terjadi, tim langsung melakukan penangkapan di lokasi,” ujar Kapolsek Pancur Batu, Kompol Junaidi, Minggu (31/5/2026).

RA ditangkap pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB tanpa perlawanan berarti. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan puluhan paket sabu yang diduga sudah siap diedarkan.

BACA JUGA..  Sopir Mobil MBG di Sergai Ugal-ugalan, Ompreng Berserak di Bahu Jalan

Barang bukti yang diamankan cukup mencolok: 28 paket kecil sabu dengan berat bruto 4,37 gram, satu paket sedang seberat 0,86 gram, serta uang tunai Rp50 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.

Di hadapan penyidik, RA mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial B. Namun, polisi menegaskan bahwa pengakuan itu masih akan didalami untuk membongkar jaringan yang lebih besar di balik peredaran sabu di wilayah tersebut.

BACA JUGA..  Rampas Uang Receh Wanita ODGJ, Pelaku Jambret Dihajar Warga hingga Tumbang

“Kami masih mengembangkan kasus ini untuk menangkap pemasok berinisial B,” tegas Kapolsek.

Saat ini RA masih diamankan di Mapolsek Pancur Batu dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menegaskan Operasi Antik Toba akan terus digencarkan untuk menekan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya di wilayah Deli Serdang.

Editor: Oki Budiman