example bannerexample bannerexample banner

Mahasiswa Bakar Ban Di Depan Kantor Walikota Binjai, Soroti Kinerja Dinas PU

oleh
Aksi drmo mahasiswa.

POSMETRO MEDAN – Kepulan asap hitam membumbung tinggi di depan Balai Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (2/4/2026), saat ratusan mahasiswa dan aktivis menggelar aksi unjuk rasa menyoroti kinerja Pemerintah Kota Binjai, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Aksi yang awalnya berlangsung tertib berubah tegang ketika massa membakar ban bekas di badan jalan tepat di depan gerbang kantor wali kota.

Api yang menyala disertai asap pekat sempat menutup pandangan di sekitar lokasi dan menarik perhatian pengguna jalan serta aparatur sipil negara yang berada di kawasan perkantoran pemerintahan.

BACA JUGA..  Gelar Sosper Pengelolaan Sampah, Andreas Imbau Warga Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan
example banner

Di tengah pengawalan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja, massa secara bergantian menyampaikan orasi keras.

Mereka menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah konkret dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan yang semakin banyak dikeluhkan warga.

Koordinator aksi, Oza Hasibuan, mengatakan demonstrasi merupakan akumulasi kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai tidak responsif terhadap kritik publik.

example bannerexample banner

“Kami kecewa terhadap Pemerintah Kota Binjai, sebelumnya kami sudah mengkritik Kadis PU Wahyu Umara karena diduga memiliki cacat administrasi dan dipilih berdasarkan kepentingan tanpa mengedepankan SDM serta kesehatan jasmani dan rohani,” kata Oza kepada wartawan.

BACA JUGA..  Blackout Listrik, Lailatul Badri Minta PLN Wajib Berikan Kompensasi

Menurut dia, sejak pelantikan kepala dinas tersebut, masyarakat belum merasakan perubahan nyata di lapangan, terutama terkait perbaikan jalan rusak.

“Pasca dilantik belum nampak wujud kerja yang nyata banyak jalan berlubang di Kota Binjai. Pemerintah dinilai tidak terbuka, dan alasannya selalu sama, yakni tidak ada anggaran dan anggaran belum turun,” ujarnya.

BACA JUGA..  Terpilih Secara Aklamasi M Kariman Pimpin PBVSI Deli Serdang Periode 2026-2030

Para demonstran menilai kondisi jalan berlubang tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Mereka mendesak Pemerintah Kota Binjai segera mengambil langkah nyata dan transparan dalam penggunaan anggaran pembangunan.

Meski sempat diwarnai pembakaran ban, aparat keamanan berhasil menjaga situasi tetap kondusif.

Petugas terus mengimbau massa agar aksi berlangsung damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.(dyka.p)

EDITOR : Putra