POSMETRO MEDAN – Pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Perdagangan dan Tenaga Kerja (Kopenaker) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) selama empat hari, 20 sampai 23 Desember 2025, justru mendapat keluhan warga.
Pasalnya, dinilai akan mengganggu pelayanan publik dalam mengurus surat-surat di Mal Pelayanan Publik.
” Saya mau mengurus kartu keluarga, tapi begitu saya masuk saya melihat ada pameran , saya pikir tutup,” keluh warga bermarga Manullang.
Tak hanya marga Manullang (55), hal yang sama juga dirasakan oleh Manda (52) yang mengatakan, harusnya lokasi pameran UMKM dilokasi lapangan , bukan disekitaran perkantoran.
Apalagi, lanjut dia, saat event berlangsung yang dimulai pagi hingga malam, sekitar pukul 16.35 WIB sudah dibuat acara bernyanyi.
” Apakah ini tidak mengganggu, masyarakat berpikir kantor Mal Pelayanan Publik tutup, karena melihat ada pameran UMKM. Kemudian, saat event dipukul empat sore lewat sudah dimulai iringan nyanyi, kibot,” keluhnya.
Sejumlah masyarakat lain juga senada menyampaikan terkait adanya pameran UMKM tersebut.
Salah satu pemuda Doloksanggul, Paul Simamora, juga turut mengeluhkan pameran tersebut.
Kata Paul, seharusnya Pemerintah Humbahas menyiapkan lokasi lain yang lebih tepat, sehingga tetap bisa digunakan oleh UMKM Lokal dan tidak mengganggu aktifitas Pelayanan di kantor MPP.
Ia berharap, Pemkab mengevaluasi kegiatan tersebut. Sebab, kantor disekitaran Mal Pelayanan Publik, merupakan kantor pelayanan publik.
” Tiga kantor disitu, pertama Mal Pelayanan Publik, kantor ini dalam pelayanannya banyak, pengurusan kartu keluarga, pengurusan ijin usaha, pengurusan untuk bank, pajak dan lainnya,” kata Paul.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Tenaga Kerja (Kopenaker), Nulizah Pasaribu, dikonfiramsi sekaitan pameran tersebut, hingga berita ini diturunkan enggan menjawab.
Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMP2A) Jerry Silitonga mengaku, bahwa pelayanan di Mal Pelayanan Publik tidak terganggu.
” Sore lae, bahwa pelayanan di MPP tidak terganggu dan kami sampaikan pada hari ini Senin 22 Desember 2025 jumlah pemohon yang datang ke MPP sebayak 406 dan terbanyak pada Bulan Desember ini.
Kegiatan Pameran UMKM sampai besok Selasa 23 Desember 2025, terimakasih lae,” ujarnya dikonfirmasi via WhatsApp.
Saat disinggung, soal pameran UMKM Lokal tersebut apakah seijinnya untuk dipakai halaman disekitaran perkantoran Mal Pelayanan Publik, tidak menjawab.
Dari amatan wartawan menyebutkan, pameran UMKM tampaknya daya beli dilokasi pameran sepi pengunjung. Dan, tenda pameran ada yang terisi, ada yang tidak.
Salah seorang pelaku usaha Ria mengaku, sepi pengunjung sejak acara dibuka. ” Dari pembukaan sampai sekarang sepi,” keluh Ria.
Ia menyebutkan jenis produk yang dijualnya berupa, makanan burger dan makanan kebab, selain minuman.ds
EDITOR : Putra












