POSMETRO MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri mendorong Pemerintah Kota ( Pemko) Medan atau pun pihak swasta agar tiap kelurahan ada bank sampah di Kota Medan. Sebab, bank sampah dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi ibu rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan politisi PKB itu saat menggelar sosper produk hukum Pemko Medan Perda No 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perda No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, Minggu (12/10) di halaman Gedung Yayasan Persatuan Persaudaraan Putra Solo Di Sumatera Utara ( YPPPS-SU), Jalan Madio Santoso, Pulo Brayab Darat I, Medan Timur.
“Kondisi ekonomi saat ini tidak stabil, belum lagi persoalan sampah yang semakin mengunung di TPA Terjun.Dibalik sampah-sampah yang kita buang ada yang bisa dimanfaatkan sebagai nilai ekonomis berupa sampah plastik dan lainya, kenapa ini tidak dikelola dengan baik, tidak hanya mengurai sampah tapi dapat menambah penggasilan untuk ekonomi keluarga,” kata Lailatul Badri.
Wanita yang akrab disapa, Lela ini mendorong agar Pemerintah Kota Medan dalam mendorong hadirnya bank sampah secara merata di tiap kelurahan.
“Terutama wilayah Medan Timur, kenapa tidak digalakan saja bank sampah.Pemko Medan bisa mengandeng pihak lainya bisa pihak Pegadaian atau lainya, sehjngga bank sampah merata hadir disetiap kelurahan,” kata politisi dari Dapil 3 ( Medan Timur, Medan Deli, Medan Tembung dan Medan Perjuangan) ini.
Dalam kegiatan tersebut, Lela tak lupa imbau warga jaga kebersihLel “Ayo sama sama kita jaga kebersihan dan sadar akan pentingnya kebersihan. Mari kita ciptakan hidup bersih mulai dari rumah terus ke lingkungan, kecamatan dan Kota Medan,” ajak Lela. (ril)
Editor: Ali Amrizal












