Oleng, Vellfire Tabrak Avanza & Betor di Sei Batang Hari Medan

oleh
Teks foto : Kecelakaan di Jalan Sei Batang Hari. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

POSMETRO MEDAN – Kecelakaan terjadi di Jalan Sei Batang Hari, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (21/7). Kecelakaan ini melibatkan 2 (dua) mobil yakni Toyota Vellfire dan Toyota Avanza dan satu becak motor (betor).

 Pengemudi Toyota Vellfire bernama Michael Samosir (26), seorang mahasiswa asal Simalungun. Michael tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut, dan telah diperiksa oleh petugas usai tabrakan terjadi.

 Sementara pengemudi Toyota Avanza, Christian PA Tarigan (34), warga Jalan M Yakub, Sei Sekera Hilir, mengalami luka di kedua kakinya dan bagian kepala akibat benturan keras serta pecahan kaca mobil. Ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

BACA JUGA..  Si Jago Merah Mengamuk, Dua Rumah & Bengkel Hangus

 Sedangkan pengemudi betor bernama Antoni Djunjung Manalu, mengalami luka di bagian mulut dan kening, diduga akibat benturan saat menabrak mobil Avanza dari belakang.

 Amatan wartawan di lokasi, terlihat mobil Vellfire putih dan Avanza hitam BK 1886 WS ringsek di bagian depan.

 Menurut warga di sekitar lokasi, insiden itu terjadi karena pengemudi Vellfire tiba-tiba oleng ke jalan berlawanan dan menghantam Avanza hitam.

BACA JUGA..  Gempa M 6,4 Guncang Simalungun
Teks foto : Kecelakaan di Jalan Sei Batang Hari. (ISTIMEWA/POSMETRO) 

 “Mobil hitam (Vellfire) dari arah Bunda Thamrin ke arah Sunggal. Avanza dari arah berlawanan. Kemungkinan sopir Vellfire ngantuk, dia oleng ke kanan, masuk ke jalan Avanza. Setelah berbenturan, bagian belakang Avanza ditabrak betor lagi sampai kaca belakang pecah,” jelas warga di lokasi

 Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakan itu menjadi tontonan warga. Hingga sempat menyebabkan kemacetan.

BACA JUGA..  Syaiful Ramadhan Ajak Warga Tertib Administrasi Kependudukan, Jangan Ada Warga Medan Tanpa Adminduk

 Panit Lantas Polsek Sunggal, Ipda Misrianto mengatakan, pihaknya masih mengatur lali lintas usai tabrakan itu terjadi.

 “Kita masih mengatur arus dan menunggu mobil derek untuk mengevakuasi kendaraan ini,” kata Misrianto.

“Untuk saat ini, kami belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pihak-pihak yang terlibat,” sambung Ipda Misrianto.

Editor : Oki Budiman