ALAMAK… !!! Keberangkatan Ikut Event Nasional Batal, Juara MTQ Korpri Merasa ‘Tertipu’ oleh Provsu

oleh

POSMETRO MEDAN – Sorotan tajam publik tertuju pada panitia Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026.

Pasalnya , ada beberapa peserta juara yang sempat dijanjikan untuk ikut serta kembali diajang MTQ Korpri nasional, ternyata cuma janji palsu. Hal ini tentu menggores luka di hati para pemenang.

Seperti diketahui sebelumnya event ini sudah selesai pada 24 Juni 2026 lalu di area Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Provinsi Sumatera Utara, Jalan William Iskandar, Kota Meda.

Informasi dihimpun wartawan, terkait adanya salah seorang peserta yang meraih juara 1 dinyatakan tidak di ikutkan MTQ Korpri Nasional di Makasar.

Sebelumnya Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sumatra Utara Sulaiman Harahap terlebih dahulu menerbitkan surat resmi penugasan nama yang bersangkutan di berangkatkan untuk mengikuti MTQ VIII Korpri tingkat nasional, pada 23-30 Agustus 2026 di Makasar.

BACA JUGA..  Kobarkan Spirit Gotong Royong, Bupati Taput Lepas Gerak Jalan PKK Pahae Julu

Nyatanya terakhir salah seorang sumber yang tidak ingin di sebutkan namanya mengaku sangat kecewa dengan terbitnya kembali pernyataan ada enam peserta yang dibatal keberangkatan untuk mengikuti MTQ VIII Korpri tingkat nasional di Makasar dengan dalih efesiensi.

“Saya sangat kecewa, sebelumnya kami ada enam belas orang peserta yang dinyatakan mengikuti MTQ VIII Korpri tingkat nasional di Makasar, namun belakangan ada informasi kami ada enam orang tidak di ikutkan karena efesiensi anggaran,” ucapnya kepada wartawan saat di temui.

Ditambahkan sumber, dirinya dalam hal ini berharap kepada pihak terkait untuk mempertimbangkan kebijakan yang membatalkan pemberangkatan dirinya dan kawan-kawan mengikuti MTQ VIII Korpri tingkat nasional di Makasar.

“Saya berharap jika memang perwakilan dari Sumatra Utara di berangkatkan ikut MTQ VIII Korpri tingkat nasional maka seluruhnya yang awal dinyatakan menang harus di berangkatkan semuanya. Jika tidak maka batalkan semua jangan ada yang di berangkatkan satu peserta pun,” harapnya.

BACA JUGA..  Terekam CCTV, Ajudan Ketua DPRD Deliserdang Tersungkur 'Ditolak'  Hantu Saat Ambil Kacamata

Terakhir peserta yang dinyatakan menang dan ikut MTQ VIII Korpri tingkat nasional mengharapkan jangan ada pilih kasih ataupun asal ceplos dalam memberikan pernyataan.

“Sekali lagi saya harapkan jika memang mau di ikut sertakan MTQ VIII Korpri tingkat nasional maka seluruh peserta yang awalnya di tugaskan berangkat. Atau tidak ada satu pun yang di berangkatkan,” tutupnya.

Terpisah salah seorang panitia pelaksanaan MTQ VIII Korpri tingkat nasional Andi Lubis ketika di konfirmasi terkait prihal tersebut mengucapkan prihal ini adalah kendala efisiensi.

“Waalaikumsalam, terima kasih atas perhatiannya, namun ini adalah kendala efisiensi anggaran jadi tidak semua peserta di berangkatkan karena keuangannya tidak cukup bang,” ucapnya melalui pesan whasapp.

“Hanya 10 orang yang bisa dibiayai oleh Korpri Provsu izin menyampaikan bang, biaya MTQ Korpri ini bersumber dari iuran PNS Pemprovsu, tidak menggunakan dana hibah APBD, hasil rapat evaluasi oleh internal Korpri Provsu, dasar pertimbangannya yang kami putuskan diberangkatkan adalah finalis MTQ Kopri tahun 2024, Pegawai Pemprovsu di Prioritaskan, skor nilai 95 keatas,” Jawabnya menutup konfirmasi.

BACA JUGA..  Wanita Tambun Potong Penis Suami

Di lokasi terpisah, sumber wartawan menyanggah pernyataan Andi Lubis, tidak semua peserta yang memiliki nilai 95 diberangkatkan.

“Panitia diduga bohong, ada data sama kami. Ada peserta dibawah nilai 95 tetap jadi berangkat. Ada kategori yang tidak diperlombakan di MTQ Provsu, malah bisa berangkat. Ini aneh, kuat dugaan ada kongkalikong. Meski demikian kami tetap berharap win-win solution. Terutama dari Gubsu, selaku kepala daerah agar turun menyelesaikan sengkarut ini. Kinerja anak buah dinilai tidak kompeten dan asal bunyi alias asbun,” pungkas sumber.

EDITOR : Putra