Usai Dibubarkan, Korcam Pendidikan Deli Serdang Pemain Bisnis di Sekolah Gelagapan

oleh
Pertemuan Korcam Pendidikan

POSMETRO MEDAN – Semua ada masanya. Akhirnya pembubaran kordinator Kecamatan (Korcam) Dinas Pendidikan yang di bubarkan oleh Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan beberapa waktu lalu membuat para mantan Korcam ini kelimpungan. Tak hanya itu, beberapa diantaranya juga bingung karena selama ini mereka berbisnis dengan vendor pemasok alat kebutuhan sekolah.

Para mantan Korcam ini dikabarkan menggelar pertemuan di salah satu cafe di Tanjung Morawa. Selasa, 18/3/2025 kemarin. Salah satunya agenda membahas nasib mereka setelah tidak lagi menjadi Korcam. Selain itu ada juga membahas bagaimana bisnis mereka selama ini kerja sama dengan vendor memasukkan alat alat kebutuhan sekolah termasuk salah satunya Lembar Kerja Siswa ( LKS).

Dengan dibubarkannya Korban Sekolah Dasar di 22 Kecamatan Se Deli Serdang ini membuat para Korcam ini kehilangan uang masuk. Dan sekaligus bingung dengan posisi mana mereka nanti bertugas.

Mereka juga cemas para guru guru sekolah juga tak lagi patuh pada Korcam dan alat alat kebutuhan sekolah yang sudah masuk tapi belum dibayar akan menjadi sulit ditagih.

BACA JUGA..  Kantor Bupati Terus Dipoles, Jalan Masyarakat Hanya Berjarak 300 Meter Dibiarkan Rusak

Terkait hal ini, Kabid Sekolah Dasar Samsuar Sinaga mengatakan kalau pertemuan yang dilakukan Korcam Se Deliserdang membahas terkait persoalan kedepan gimana. Dan ada yang membahas kerjasama mereka dengan vendor pemasok alat perlengkapan sekolah.

” Ya itu resiko memang setelah pembubaran Korcam ini mereka menjadi bingung. Ada yang punya usaha sampingan sudah pakai uang duluan, jadi sulit ditagih,” ucap Samsuar Sinaga. Rabu, 19/3/2025.

BACA JUGA..  Harga Pertamax Naik Rp 16.650 Perliter, Warga Deli Serdang Kutuk Pemerintah

Dari pantauan, dalam pertemuan dihadiri diantaranya Korcam lubuk Pakam, beringin, Galang, gunung meriah, Kutalimbaru, biru biru, Percut Seituan, pancurbatu, Kutalimbaru dan lainnya. (WAN)

 

EDITOR : Rahmad