posmetromedan.com – Tiga pemanen asam gelugur disambar petir saat berteduh, satu orang tewas atasnama Rikky Hutabarat (22). Sedangkan dua lainnya selamat, masing-masing bernama Ingot Obama Hutabarat (14) dan Matius Adytia (13).
Akibat musibah di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Dairi, pada Selasa (4/3/2025) sore tersebut, dua korban selamat dirawat di RSUD Sidikalang.
Ditemui wartawan di RSUD Sidikalang, Rabu (5/3/2025), dua korban selamat saat ini kondisinya sudah membaik. Namun, baik Ingot dan Adytia mengaku masih trauma. Terlebih Ingot kehilangan abang kandungnya, Rikky. Remaja ini bahkan berharap diijinkan pulang melihat jenazah abangnya sebelum dikebumikan.
Kepada kuli tinta, Ingot menyebut mereka bekerja di ladang marga Sitanggang/br Gultom memetik asam gelugur sehubungan libur sekolah. Sementara Rikky bekerja di ladang orang tua mereka yang berjarak 100 meter dari lokasi Ingot dan Adytia bekerja.
Sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi hujan deras disertai angin kencang. Ingot dan Adytia berlari menemui Rikky di gubuk ladang abangnya bekerja. Saat mereka berteduh, tiba-tiba suara petir keras menyambar gubuk yang membuat ketiganya terlempar.
“Saya tidak tau apa yang terjadi, kami hanya berteriak histeris meminta pertolongan dengan kondisi tergeletak tidak berdaya,” ujar Ingot.
Setelah lebih kurang 30 menit berteriak, ayah Ingot, Halasson Hutabarat yang hendak menderes tuak (maragat tuak) mendengar suara mereka. Halasson yang melihat anakanya tergeletak langsung meminta pertolongan kepada warga.
“Kami bertiga langsung dievakuasi ke kampung dan sempat dikuburkan ke lumpur di sawah warga, namun abang saya Rikky sudah tidak bernyawa,” ucap Ingot dengan menangis sambil menunjukkan luka bakar di pinggang kirinya.
Rikky Hutabarat, korban meninggal merupakan anak ke empat dari enam bersaudara dan Ingot anak bungsu dari pasangan Halasson Hutabarat dengan Nurma Girsang. Sementara Matius Adytia Lumban Gaol anak kedua dari pasangan Nelson Lumban Gaol dengan Derita Purba.
Mereka merupakan warga Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi dan korban selamat, Ingot dan Adytia adalah siswa SMPN 3 Pegagan Hilir. (mis)












