Kabur dari Rumah, Gadis 17 Tahun Warga Birubiru Ditemukan di Palembang

oleh
Tim Reskrim Polsek Birubiru berfoto bersama remaja putri berinisial M, warga Desa Namo Tualang, Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang yang kabur dari rumah, akhirnya bisa ditemukan di Palembang, Sumatera Selatan. (Oki Budiman/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Seorang wanita berinisial M berusia 17 tahun, warga Desa Namo Tualang, Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang yang kabur dari rumah, akhirnya bisa ditemukan.

Penemuan remaja wanita ABG ini berkat kerja keras personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Birubiru. Kanit Reskrim Polsek Birubiru, Ipda Irfan Alma kepada wartawan, Minggu (13/8) menjelaskan, M awalnya kabur dari rumah.

“Remaja putri ini anak yatim dan tinggal bersama neneknya, Senen Teresia Br Keliat (63) serta ibunya. Hari Minggu, 6 Agustus 2023 lalu, pergi meninggalkan rumah. Itu diketahui neneknya sekitar pukul 12.00 WIB, sepulang ibadah dari gereja,” ungkap Irfan.

BACA JUGA..  Pelaku Penembak Remaja di Tamora Diduga Ketua Ormas

Ketika dicari di sekitar rumah, ada warga yang mengaku melihat M naik becak bermotor (betor) ke arah Medan seorang diri.

Hal inipun membuat neneknya khawatir. Nenek dan ibunya serta keluarganya yang lain kembali melakukan pencarian. Namun hasilnya nihil.

Sehari berselang, Senin (7/8), nenek korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Birubiru dengan bukti lapor Surat Tanda Penerimaan Laporan Anak Hilang/Orang Hilang No. B/01/VIII/2023/SPKT, tanggal 7 Agustus 2023.

Berbekal laporan itu, personel Unit Reskrim Polsek Birubiru langsung melakukan pencarian.

“Setelah nenek korban membuat laporan, ada kerabat korban yang memperlihatkan screenshoot saat korban meminjam handphone orang lain untuk video call dan terlihat sedang menumpang bus ALS dengan duduk di bangku depan,” rinci Irfan.

BACA JUGA..  Pembangunan Prasarana BRT Mebidang di Medan, Paul Mei: Harus Terstruktur dan Ramah Lingkungan

Dari informasi itu, Irfan bersama personelnya melakukan penyelidikan ke Kantor Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jalan SM Raja, Medan.

Ditemukanlah nomor telepon seluler (ponsel) sopir angkutan yang ditumpangi korban. Saat berbicara dengan sopir, dia mengaku sudah sampai di Kecamatan Sungai Lilin, Palembang, Sumatera Selatan.

Selanjutnya, Irfan berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin dan berkomunikasi dengan Kanit Reskrim Polsek Sungai Liiin, Ipda Mugiyono SH MH.

Kemudian, personel Polsek Sungai Lilin berangkat ke lokasi pemberhentian Bus ALS di Sungai Lilin dan bisa mengamankan korban. Petugas lantas membawanya ke Mapolsek Sungai Lilin.

BACA JUGA..  Aksi Brutal Geng Motor Tembak Pemuda di Tanjung Morawa

Kabar tersebut disampaikan ke keluarga M dan langsung berangkat ke Sungai Lilin, Palembang untuk menjemput korban.

Setibanya di sana, keluarga membawanya pulang ke rumah menggunakan transportasi darat.

“Korban dan keluarganya sampai di rumah, Rabu (9/8). Diduga ada sakit hati antara korban dengan keluarganya.

Sehingga, korban menjual cincin emasnya untuk dibelikan tiket Bus ALS Medan-Lampung. Korban mengaku ada temannya di Lampung yang akan menunggunya,” tutup Irfan. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing