POSMETROMEDAN.com – Bakal calon bupati (Bacabup) Karo 2024, Bobby Tarigan yang lebih dikenal dengan Botar, dilaporkan ke Polres Tanah Karo, Senin (12/6/2023).
Bacalon Bupati yang belum diketahui akan diusung partai atau perorangan itu, diduga melakukan pengancaman terhadap seorang warga Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, pada Minggu (11/06/2023) sekira pukul 20.30 WIB, di area Mesjid Taufiq Samura.
Berlagak preman dan terkesan arogan, Botar yang dikawal 2 orang pria berbadan tegap mendatangi rumah John Junaidy Ginting (45) sambil marah-marah.
Tanpa mengetuk pintu, Botar langsung masuk ke dalam rumah sembari marah-marah. Padahal saat itu hanya ada putri bungsu korban.
Tanpa menghiraukan ketentraman pemilik rumah, Botar dengan suara lantang menanyakan keberadaan John.
“Ini rumah John, mana dia,” ujarnya bernada tinggi kepada Shella Br Ginting, putri bungsu Jhon.
Karena ketakutan dan gemetar, Shella menjawab dengan spontan pertanyaan dari Bobby Tarigan alias Botar.
“Bapak ada di Mesjid”, jawab Shella singkat sembari mengirim pesan singkat WhatsApp ke bapaknya bahwa ada 3 orang pria berbadan tegap yang mencarinya.
Setelah mengetahui tidak berada di rumah, mereka bertiga pergi mencari John ke Mesjid Taufiq.
Menurut keterangan John (korban), awal pengancaman Bobby Tarigan terhadapnya, ketika ada panggilan masuk ke handphonenya sekira pukul 20.39 WIB, yang menanyakan dirinya.
“Nomor yang masuk 0895367040208, tidak ada namanya dan mengaku Bobby Tarigan. Bahasanya agak kasar, katanya ija engko, ngerana ateku ras engko,” ujar John mengulangi kata-kata Bobby Tarigan dalam bahasa Karo.
Dikatakannya, usai bicara di hp akhirnya janjian ketemuan di kedai kopi Terus Jaya, tak jauh dari masjid.
“Nah, saat mereka datang, hanya dari luar kedai kopi Bobby Tarigan memanggil saya. Ketika saya datangi, mereka paksa saya masuk ke mobilnya, sembari mengancam ‘Ku ntek ko kari’ (Ku hantam kau nanti-red),” ujar Bobby lagi.
Perlakuan yang tidak menyenangkan ini akhirnya dilaporkan korban (John) ke Polres Tanah Karo, Senin (12/06/2023) didampingi rekan-rekannya dalam wadah PJTK (Persadaan Jurnalis Tanah Karo). (*)
Reporter: Marko Sembiring
Editor: Maranatha Tobing












