POSMETROMEDAN.com – Dihantam angin puting beliung disertai hujan deras, satu unit rumah permanen di Desa Maria Padang, Dusun 5, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, porak poranda.
Peristiwa alam yang terjadi pada Rabu sore (27/07/2022) sekitar pukul 17.30 WIB, itu tidak ada korban jiwa tapi membuat pemilik rumah mengalami kerugian material.
Pantauan wartawan di lokasi kejadian, terlihat bangunan rumah milik korban bernama Samsuar (51), hancur porak poranda akibat di terjang angin puting beliung. Bagian bangunan rumah mulai dari atap seng, hampir semua berterbangan, dan juga merusak bagian dinding samping atas tembok rumah.
Sehingga bangunan yang terbuat dari batu bata berjatuhan kebawa lantai rumah.
Ketika di konfirmasi wartawan terkait kejadian tersebut, pemilik rumah Samsuar mengatakan, sore itu sebelum hujan deras, dirinya bersama kedua anaknya sedang berada di dalam rumah, sedangkan istrinya pada saat itu tidak berada di rumah.
“Tiba-tiba hujan deras dan di sertai angin kencang, sekejap itu dirinya mendengar dari bagian atas rumah adanya suara gemuruh, setelah saya lihat keluar rumah ternyata Hampir semua atap seng rumahnya sudah berterbangan,” kata Samsuar.
Selanjutnya, kata Samsuar, takut terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, dirinya langsung kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan kedua anaknya dan langsung mengungsi ke rumah tetangga sebelah.
“Akibat kejadian ini saya mengalami kerugian material belasan juta rupiah, Karena di perkirakan kerusakan bangunan mencapai 60-80 persen,” terang Samsuar.
Namun ketika di tanyai wartawan mengenai upaya apa yang sudah diberikan oleh pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Samsuar mengatakan, tadi malam setelah kejadian baru satu orang yang datang ke rumahnya yaitu, petugas kepolisian dari Bhabinkantikmas.
Namun dari pemerintah Sergai yang mewakili masih kepala dusun (Kadus) yang turun, untuk kepala desa atau camat belum ada turun hingga sampai saat ini.
“Harapan kami kepada pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui kepala desa, untuk turun melihat warganya yang sedang tertumpah musibah dan kalau bisa kami diberikan bantuan material berupa apa pun,agar rumah kami bisa diperbaiki dan kami bisa kembali ke rumah,” harapnya.
Ketika di hubungi wartawan melalui Handphone seluler terkait kejadian tersebut, Camat Tebing Tinggi mengatakan, “Maaf ya bang saya belum bisa turun ke lokasi, soalnya saya masi ada kerjaan lain, mungkin besoklah saya baru bisa turun ke lokasi,” jawab camat, kemarin. (*)
Reporter: Ridwan Manurung
Editor: Maranatha Tobing












