Diduga Sarang Prostitusi, Omak-omak Gerebek Salon Ratu

oleh
Omak-omak didampingi Kepala Lingkungan dan Bhabinkamtibmas Polsek Labuhan, saat menggerebek Salon Ratu Wijaya. (Gibson Simanjuntak/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Diduga menjadi sarang kegiatan prostitusi, sejumlah omak-omak (baca: ibu rumah tangga) menggerebek Salon Ratu Wijaya, Minggu (26/12/2021).

Penggerebekan salon yang beroperasi di Jalan Yos Sudarso KM 19, Lingkungan 19, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, menimbulkan kegaduhan dan perhatian masyarakat setempat.

Diduga tempat mesum, Salon Ratu Wijaya milik Nora diserbu omak-omak bersama Kepala Lingkungan 19 Khairil Umar, dan Bhabinkamtibmas Polsek Labuhan, Kanit Reskrim, Iptu Andi dan Panit Reskrim, Iptu Megi.

BACA JUGA..  Kapolsek Medan Baru Apresiasi Peran Ojol dalam Menjaga Kamtibmas

Saat digerebek, para omak-omak yang didampingi Kepling itu menemukan 4 orang lelaki, 2 orang waria dan 2 orang wanita. Dalam keterangan ke 4 orang lelaki itu mengakui, mereka baru masuk di Salon Ratu Wijaya sekira pukul 05.00 WIB.

Disebutkan, keempat lelaki tersebut masih remaja, dan mereka mengaku mau numpang tidur. Sementara saat penggrebekan, omak-omak mengatakan, selama ini mereka sudah resah sekali atas keberadaan salon itu.

Kepada Polisi, omak-omak minta agar Salon Ratu Wijaya harus tutup segera. “Kami di sini Lingkungan 19 Kelurahan Pekan Labuhan tidak mau maksiat bertambah lagi, Salon Ratu Wijaya berkedokan salon kencantikan, salon ini patut kami duga tempat mesum. Bahkan, hampir setiap tengah malam suara musik terdengar agak keras sekali,” ucap omak-omak pada petugas Polsek Medan Labuhan.

BACA JUGA..  Malam Lebih Tenang, Brimob & Polrestabes Medan Patroli 

Sementara, kepala lingkungan memanggil pemilik Salon Ratu Wijaya untuk dimintai keterangan. Dalam keterangan Kepala Lingkungan 19 kepada pemilik salon, warga meminta salon itu harus tutup.

Pemilik Salon Ratu Wijaya meminta tempo seminggu untuk mengeluarkan barang- barang perkakas salonnya.

4 orang pria, 2 waria, serta 2 orang wanita itu diambil keterangannya oleh kepala lingkungan dan Bhabinkamtibmas, serta membuat surat pernyataan di hadapan omak-omak dan Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan untuk tidak berbuat lagi di Kelurahan Pekan Labuhan.

BACA JUGA..  Pelaku Penembak Remaja di Tamora Diduga Ketua Ormas

Pemilik Salon Ratu Wijaya, Nora sempat marah kepada omak-omak dan mengatakan, kenapa tak di pinggiran benteng Sungai Labuhan yang mereka (omak-omak) gerebek, karena itu sarang narkoba. (*)

Reporter: Gibson Simanjuntak
Editor: Hiras Situmeang