Pedagang Pajak Ular Berusia 78 Ditemukan Meninggal Dunia

oleh
Petugas kepolisian melakukan cek kepada didampingi istri almarhum Muhammad Amin (78 tahun) yang ditemukan meninggal dunia, diduga akibat penyakit yang dideritanya. (Gibson Simanjuntak/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Pedagang Pajak Ular berusia 78 tahun ditemukan meninggal dunia. Akibatnya, suasana heboh pun seketika terjadi di Jalan Sutomo, Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, tepatnya didepan ruko PT Sari Mas Indonesia.

Pria tua iyu bernama Muhammad Amin (78) warga Jalan Kebun Bunga, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah,

“Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya pada bagian perut,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Buha Tua Tambunan didampingi Kanit Reskrim, Iptu Jeffry Simamora, Senin (20/12/2021).

Keterangan diperoleh wartawan, Senin pagi personil Unit Reskrim Polsek Medan Timur, menerima informasi dari Sahara, Kepala Lingkungan (Kepling) Lingkungan I, di Jalan Sutomo tepatnya di depan Ruko PT Sari Mas Indonesia, adanya penemuan mayat seorang laki-laki.

BACA JUGA..  Tak Ada Jawaban Saat Dipanggil, Pemuda 25 Tahun Ditemukan Meninggal

Menerima laporan dari masyarakat, lalu personil Piket 7.0 Unit Reskrim Polsek Medan Timur bersama perwira pengawas (Pawas) Panit 1 Binmas, Panit 1 Reskrim dan Kanit Intelkam turun ke lokasi.

Setibanya di lokasi kejadian, personil Piket 7.0 Unit Reskrim Polsek Medan Timur melakukan Olah TKP  dan melakukan keterangan dari sejumlah saksi mata. Menurut Ramlah (74), istri korban, warga Jalan Kebun Bunga, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, sebelum korban meninggal dunia, pada saat itu korban mengeluh sakit perut.

“Istri korban pergi membeli obat dan sekembalinya dari membeli obat, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Sebelum korban meninggal, korban mengeluh sakit perut dan istrinya pergi membeli obat untuk suaminya itu. Menurut istri korban, selama ini korban mengalami sakit stroke ringan,” ujar Rona Buha Tua Tambunan didampingi Jeffry Simamora.

BACA JUGA..  Kebakaran: Toko Roti Tinggal Puing, Pemilik Selamat Lewat Atap Rumah Tetangga

Lalu, menurut keterangan Kepling Lingkungan I, Sahara mengatakan bahwa dia mengetahui korban meninggal dunia pada saat melakukan kegiatan pembersihan (menyapu) jalan raya di Jalam Sutomo dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian Polsek Medan Timur.

Tak berapa lama kemudian, Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Medan pun tiba dilokasi dan melakukan Olah TKP. Dari hasil Olah TKP Tim Inafis, tidak ada ditemukannya unsur-unsur kekerasan pada tubuh korban.

BACA JUGA..  Wisata ke Danau Toba, Lansia Tewas Lompat dari Kapal

“Korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya selama ini dan hal tersebut dibenarkan istri korban,” beber Kapolsek.

Lanjut, Rona atas persetujuan dan permintaan keluarga korban, bahwa korban tidak bersedia di lakukan pemeriksaan medis atau dilakukan autopsi dan hal tersebut dituangkan istri korban dalam surat pernyataan.

“Jasad korban dibawa pihak keluarga ke kediaman di Jalan Kebun Bunga, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Saksi mata yang kita mintai keterangan terkait penemuan jasad korban tersebut yakni 3 orang,”ucapnya. (*)

Reporter: Gibson Simanjuntak
Editor: Gibson Simanjuntak