Angkot Trayek 123 Dihantam KA: Ini Data-data Korban Tewas dan Selamat

oleh
KOLASE: Para korban tewas saat masih di TKP.(OKI BUDIMAN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Satlantas Polrestabes Medan merilis data korban angkutan kota (Angkot) Trayek 123 yang ringsek dihantam Kereta Api Sri Lilawangsa U85 jurusan Binjai-Medan di perlintasan Jalan Sekip, Medan, Sabtu (4/12/2021) sore.

Kasat Lantas AKBP Sonny Siregar menyebut, ada tiga korban tewas telah teridentifikasi.

Sedangkan satu lagi tanpa identitas (Mr X).

“Satu masih Mr X dan segera dibawa ke RS Bhayangkara tingkat II Medan,” jelas Sonny, Minggu (5/12/2021) pagi.

BACA JUGA..  Kejari Medan Geledah RSUD Pirngadi, Selidiki Dugaan Korupsi Dana BLUD Rp23,81 Miliar

Data korban tewas;

  1. Batara Arengga Nasution (38), warga Jalan Kayu Putih, Rusunawa, Kecamatan Medan Marelan
  2. Asma Nur (42), warga Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat
  3. Faida Naila Harahap, warga Jalan Karya Kecamatan Medan Barat
  4. Mr X

Data korban luka-luka penumpang angkot;

  1. Bayu Sulaiman (24), warga Jalan Pasar Pipa Medan
  2. Eni Sureni Br Tarigan (18), warga Medan
  3. Putri Sefyan (19), warga Jalan Karya Lingkungan II Gang Karang Sari Medan
  4. Novita Elisabeth Aruan (22), warga Jalan Kuali, Kelurahan Sei Putih Medan
  5. Farida Ratnawaty (62), warga Jalan Jendral Ahmad Yani No 20 Medan
  6. Lindawati (38), warga Jalan Gereja Gang Aman Medan Barat Medan
BACA JUGA..  SPBU Pardinggaran Diduga Selewengkan Barcode BBM Subsidi di Toba

Dijelaskan AKBP Sonny Siregar mengatakan, korban yang belum teridentifikasi karena tidak ada identitas pada dirinya.

“Ada juga laporan barang-barang korban hilang,” kata AKBP Sonny Siregar.

“Kita masih terus mencari barang-barang korban yang hilang saat kecelakaan,” sambungnya.

Bukan itu saja, barang-barang korban selamat juga ada yang hilang pasca kereta api menghantam angkot Trayek 123 yang ditumpangi.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Kasus Suap hingga Gratifikasi

“Kita ada beberapa laporan dari keluarga korban pada kita, seperti laptop tidak ada,” kata AKBP Sonny Siregar.

“Tasnya ada tapi laptopnya tak ada kita coba telusuri,” jelasnya.(*)

 

REPORTER: Mangampu Sormin

EDITOR: Sahala Simatupang