SMP N 7 Medan Simulasi Belajar Tatap Muka

oleh

POSMETROMEDAN.com – SMP Negeri 7 Medan yang berlokasi di Jalan H Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah juga mengundang orangtua murid saat melakukan simulasi. Hanya ada 8 kursi dan 8 meja yang disediakan di setiap kelas.

Guru dan murid terlihat memakai masker dan faceshield saat simulasi pembelajaran tatap muka berlangsung. Sebelum masuk ke sekolah setiap murid yang datang diperiksa suhu tubuhnya dan disuruh mencuci tangan.

Kepala Dinas Pendidikan Medan, Adlan, menjelaskan, SMP Negeri 7 merupakan sekolah pertama yang melakukan simulasi pembelajaran tatap muka. SMP Negeri 1 Medan yang semula dijadwalkan hari ini, kata dia, urung melakukan simulasi.

“Sebenarnya hari ini itu masih pra-simulasi. Nanti simulasinya akan ditinjau oleh Pak Wali (Bobby),” ujar Adlan, Kamis (17/6).

BACA JUGA..  Duel Maut Pelajar Humbahas, 1 Tewas 1 Ditangkap

Adlan menambahkan, beberapa hari ke depan agenda Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution cukup padat. Sehingga, agenda peninjauan simulasi pembelajaran tatap muka yang dijadwalkan hari ini digeser.

“Pak wali agendanya cukup padat. Mungkin peninjauan digeser menjadi Senin (pekan depan),” ungkapnya.

Mantan Kabag Agama Setda Kota Medan ini memastikan tidak ada paksaan kepada orangtua murid yang belum bersedia anaknya mengikuti belajar tatap muka. “Orang tua diberikan pilihan,” ucapnya.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 7 Medan, Irnawati, menjelaskan simulasi pembelajaran tatap muka dilakukan untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua murid.

“Tujuannya simulasi untuk sosialisasi dan agar semua siswa memahami seperti apa nanti pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa Covid-19,” terangnya.

BACA JUGA..  Keponakan Terjaring OTT, Polda Sumut Diminta Periksa Wali Kota Tebingtinggi

Berdasarkan aturan atau petunjuk dari Kementerian Pendidikan, kata dia, jumlah murid di kelas maksimal hanya 25 % dari jumlah keseluruhan.

“Hari ini kita undang satu kelas saja untuk melakukan sosialisasi. Jadi satu kelas dibagi menjadi empat ruangan, masing-masing ruangan delapan siswa dan satu orang guru,” katanya.

Dikatakannya, untuk memastikan seluruh siswa-siswi SMP Negeri 7 Medan memahami tata cara pelaksanaan belajar tatap muka, pihaknya merekam seluruh pelaksanaan uji coba untuk nantinya dikirimkan ke masing-masing grup kelas.

“Jadi pelaksanaan uji coba ini kami rekam, nanti dikirim ke grup-grup kelas. Jadi mereka yang tidak hadir bisa mengetahui seperti apa pelaksanaan belajar tatap muka nanti,” ungkapnya.

BACA JUGA..  KRL Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi, 4 Orang Tewas

Siswa yang diundang untuk mengikuti simulasi ini pun, kata Irna adalah siswa kelas 7 yang akan naik tingkat ke kelas 8. Sehingga siswa angkatan tahun 2020 ini merupakan siswa yang tidak pernah merasakan belajar tatap muka sebelumnya.

“Ini yang kita undang satu kelas, kelas 7 yang mau naik kelas 8 lah ini. Jadi memang mereka tidak pernah

Irna pun mengatakan dari total 800 siswa SMP Negeri 7 Medan, per harinya hanya 200 siswa yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Jadi satu hari itu nanti delapan kelas yang masuk, totalnya 200 siswa. Pembelajaran hanya 2 jam per hari dan dalam satu minggu pelaksanaan belajar tatap muka empat hari,” katanya. (ali)