Hari Ini Bantuan Tenaga Guru Honor di Medan Cair

oleh

POSMETROMEDAN.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan mengatakan bantuan terhadap tenaga guru honor baik negeri dan swasta dari tingkat TK, SD sampai SMP akan segera dapat diterima. Bantuan tersebut juga akan langsung ditransfer ke nomor rekening masing-masing.

Hal ini dikatakan oleh Kadis Pendidikan Kota Medan, Adlan melalui Kasi Pengembangan Mutu dan Pendidikan Tenaga Siti Arlinda, Kamis (6/5) melalui telepn selulernya.

“Tadi sudah diantar sama bendahara untuk transfer melalui bank Sumut ke rekening masing-masing guru honor negeri dan swasta. Kalaupun belum cair, kemungkinan hari ini (7/5) semua akan sudah sampai,”katanya.

BACA JUGA..  Kumpulkan Konsultan dan Dinas PKPCKTR, Rico Waas Bahas Pelayanan PBG dan Tutup Celah Pungli

Dijelaskan Siti lagi, Surat Perintah Pencairan Dna (SP2D) sudah diteken kepala BPKAD Pemko Medan T.Sofyan.menurutnya, Dinas Pendidikan berupaya agar bantuan Tunjangan Fungsional (Tofu) bagi guru honor itu segera dapat dicairkan sebelum lebaran.  Dan hal itu sesuai dari instruksi Walikota Medan, Bobby Afif Nasution dan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachan.

”Tadi juga sudah ada media yang menanyakan hal itu, bang dn sudah kita terangkan,” jelasnya.

BACA JUGA..  Revitalisasi RSUD Dr. Pirngadi Harus Dibarengi Pembenahan Tata Kelola

Adapun rincian jumlah guru honor non sertifikasi untuk Triwulan I (Januari, Pebruari dan Maret) Tahun 2021 bagi tenaga operator, TK, SD dan SMP yang akan menerima bantuan yakni untuk operator penerima 346 orang dengan jumlah dana Rp 622.800.000.

Sedangkan untuk guru di sekolah Negeri penerima 2.535 jumlah dana Rp 5.537.400.000. Begitu juga untuk guru di sekolah swasta penerima 5.744 jumlah dana Rp 4.308.000.000.

BACA JUGA..  Bapenda Medan Ajak Masyarakat Manfaatkan Layanan Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD

Diketahui, Untuk Tahun 2021, Pemko Medan mengalokasikan dana di APBD sekitar Rp 40 miliar lebih. Untuk guru honor sekolah negeri sekitar Rp 23 miliar lebih dan guru honor swasta sebesar Rp 14,2 miliar lebih. Sedangkan untuk  bantuan operator dapodik sekitar Rp 3 miliar lebih. Jumlah yang sama juga sudah dianggarkan pada tahun lalu tetapi pendistribusiannya per 6 bulan. (ali)