POSMETROMEDAN.com – Lima orang kawanan remaja diamankan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Seituan pada hari Minggu (4/10/2020) dini hari. Dari mereka disita barang bukti berupa Anak Panah, Gear, dan Pedang.
Penangkapan bermula ketika kawanan ini melintas naik sepeda motor. Seolah sengaja memancing keributan, mereka sengaja menggeber-geber kendaraannya.
Tindakan itu seketika menarik perhatian sekaligus mengganggu warga sekitar. Pasalnya, aksi bersifat provokasi tersebut mereka lakukan sekitar jam 3 dinihari.
Tak ingin terjadi keributan, warga akhirnya menghubungi kepala dusun dan anggota Babinsa. Setelah berkoordinasi, upaya penindakan pun dilakukan dengan mengamankan kawanan ini.
Oleh Lilik Sukarna selaku Kepala Dusun 6, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Lilik Sukarna bersama anggota Babinsa Desa, Serka Sukarno menghubungi Polsek Percut Sei Tuan.
Tidak berapa lama, Kanit Reskrim, Iptu JH Panjaitan tiba di lokasi bersama beberapa anak buahnya. Takut terjadi hal tak diinginkan, petugas akhirnya memboyong kelima remaja tersebut ke komando guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Mereka yang diamankan yakni Risky Delvio Angraha (14) warga Marelan Pasar 4 Barat, Sal Padil Firza (14) warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Farid Gaji (15) warga Marelan Pasar 2 Barat, Dana Septia Ramadhan (17) warga Asrama Widuri, dan Pikra Darmawan (14) warga Jalan Karya Jaya, Gang Karya Muda, Medan Johor.
Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Ricky Pripurna Atmaja, Sik membenarkan perihal diamankannya kelima remaja itu. Disebutkan, selain senjata tajam, pihaknya juga turut mengamankan 2 unit sepeda motor jenis Yamaha Scorpio BK 2663 OT dan Yamaha Nmax BK 2855 AIG, serta bendera berwarna hitam merah putih.
“Mereka masih kita proses,” ujar AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK, sembari menyebut, keberadaan kawanan ini oleh warga dianggap cukup meresah dan diduga dari salah satu kelompok geng motor.(sor/ras)












