Komplotan Pembobol Rumah Mewah Didor

oleh -185 views

POSMETROMEDAN.com – Tiga komplotan spesialis pembobol rumah mewah diciduk Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Medan dari tempat terpisah. Ketiganya dihadiahi timah panas karena berusaha kabur saat pengembangan.

Mereka yakni MRN alias Ade (31) warga Jalan Sakti Lubis, Gang Bali Medan, LNK (41) warga Jalan Irian Barat Medan, dan SK (35) warga Desa Tiga Beringin, Tanah Karo.

Kanit Pidum Polrestabes Medan Iptu Ardian Yunnan Saputra mengatakan, penangkapan sebagai tindaklanjut dari laporan korban DR Ronny (58) warga Jalan Pinus Komplek Cemara Asri, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Sebelumnya, laporan korban diterima dengan Nomor: LP/2046/IX/2020/SPKT Percut, Tanggal 25 September 2020.

“Dalam laporannya, korban mengaku kehilangan sejumlah tas mewah, belasan jam tangan bermerek, HP, uang tunai dan barang berharga lainnya hingga mengalami kerugian Rp 500 juta lebih,” ujarnya, Minggu (4/10/2020)

BACA JUGA..  Judi Tembak Ikan di Pancurbatu dan Sibolangit Meriah

Setelah menerima laporan, petugas melakukan cek TKP dan mengamankan rekaman CCTV.

“Dari rekaman CCTV kita mengungkap identitas pelaku,” kata Yunan.

Selasa (29/9/2020) sekira pukul 01.00 WIB, polisi mendapat informasi bahwa LCN dan MRN alias Ade sedang menginap di hotel Oyo, Komplek MMTC Jalan William Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Tanpa buang waktu, petugas pun bergerak ke hotel itu. Disana, LCN diamankan dari kamar 102 dan MRN dari kamar 110. Saat diinterogasi, kedua mengaku beraksi bersama SK.

“Kita memboyong keduanya untuk pengembangan mencari keberadaan SK di rumah kontrakan Desa Tualang Lingkungan XI, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai. Setelah SK diamankan, sekira pukul 11.00 WIB ketiganya dibawa ke Jalan Surabaya Medan untuk pengembangan mencari barang bukti sesuai keterangan LCN,” sebut Yunan.

Lanjutnya, dalam proses pengembangan, LCN melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan, petugas melumpuhkannya dengan menyarangkan timah panas di kedua kakinya.

BACA JUGA..  Tertangkap Tangan Letak Sabu Dekat Kaki, Nelayan Diamankan Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai

Berikutnya LCN dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis, setelah itu dia digelandang ke Mako.

“Dari keterangan SK, sekira pukul 19.00 WIB petugas memboyong pelaku ke daerah Dusun Karang Sari Kelurahan Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak untuk mencari barang bukti. Setibanya di lokasi SK justru mengelebui petugas dan berusaha melarikan diri,” ungkap Yunan.

“Setibanya di lokasi SK justru mengelebui petugas dan berusaha melarikan diri. Petugas kembali melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku,” lanjutnya.

Sekira pukul 23.00 WIB, Tim Jatanras membawa MRN untuk pengembangan ke kawasan Kecamatan Medan Tembung.

Pelaku saat itu melakukan perlawanan dan berusaha kabur sehingga petugas kembali memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku.

BACA JUGA..  Spesialis Jual Sabu ke Supir Truk, Security PT Mitra Enjenering Diciduk

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku juga sebelumnya melakukan pencurian di rumah mewah milik San Bestari (51) warga Jalan Tomat, Kelurahan Darat, Kecamatan Medan Baru. Korban mengalami kerugian hingga Rp 900 juta lebih,” sebut Yunan.

“Selain itu para pelaku juga pernah membobol rumah mewah milik Rikim (45) warga Jalan Bugis, Kecamatan Medan Area. Korban mengalami kerugian hingga seratusan juta rupiah,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan Yunnan, pihaknya saat ini masih mengembangkan kasusnya untuk mencari lokasi-lokasi yang pernah menjadi korban dari aksi para pelaku.

Hal itu dikarenakan para pelaku diduga lebih dari 5 kali melakukan aksi kejahatannya.

“Dari tangan para pelaku kita menyita sejumlah barang bukti diantaranya tas, jam mewah, baju, celana, topi dan mobil minu bus yang digunakan para pelaku saat beraksi,” pungkasnya.(sor/ras)