Depresi, Gantung Diri…

oleh

TANJUNG BERIINGIN – Tindakan nekat seorang pemuda bernama M. Idris (24) menghebohkan warga sekitar Dusun III, Desa Nagur, Kec. Tanjung Beringin, Sergai, Jumat (12/7/2019) sekira pukul 05.48 wib.

 Itu karena Idris memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pagar sekolah SMP Negeri 1 Tanjung Beringin. Orang pertama yang menemukannya adalah penjaga sekolah bernama Amdani (53).

 Temuan itu pun sampai ke telinga Polsek Tanjung Beringin. Sebelumnya, ibu korban, Fatimah (53) langsung histeris begitu melihat anaknya tergantung di TKP. Ia tidak tega dan meminta warga untuk menurunkan dan membawa jasad putra ke limanya itu ke rumah duka.

BACA JUGA..  Masih Pakai Pin Khusus, Ayam Hasil Sitaan Balai Karantina Diduga Diperjual Belikan

 Sementara petugas Polsek Tanjung Beringin langsung mendatangi TKP dan begitu mengetahui jasad dibawa ke rumah duka langsung melakukan penyelidikan.

 Lantaran pihak keluarga mengetahui bahwa putranya mengidap depresi dan gangguan jiwa, sehingga tidak berkenan untuk diotopsi. Menurut ibu korban, Idris itu sejak duduk dibangku sekolah SMP sudah sering kali menghirup lem.

BACA JUGA..  Roy Suryo Ditangkap, Kasus Ijazah Jokowi

 Sehingga anaknya tersebut mengalami stres dan sering bertingkah laku tidak normal. Dari hasil pengecekan petugas di tubuh korban dan pada bagian leher terdapat luka lilitan tali, sedangkan pada bagian tubuh lainnya tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

 Ketika korban hendak dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan secara medis, pihak keluarga korban menolaknya dan merasa sangat keberatan, sehingga dibuatkan surat pernyataan tidak dilakukan autopsi ataupun pemeriksaan medis lainnya.

BACA JUGA..  Bus Travel Tujuan Langkat Tabrakan, 4 Orang Meninggal

 Dari TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa, sepasang sandal warna coklat, sepotong celana pendek jeans warna biru, sepotong baju kaos lengan panjang warna abu abu dansepotong tali nilon warna kuning.

 “Pihak keluarga sudah menguburkan jenazah korban di TPU Desa Nagur. Dan menolak ketika akan dilakukan otopsi lantaran diduga korban bunuh diri,” tandas Kapolsek Tanjung Beringin, Iptu Khairul Saleh SH kepada POSMETRO MEDAN.(war/ras)