POSMETRO MEDAN – Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu menyampaikan sejumlah usulan dan potensi unggulan daerah kepada Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI.
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang promosi dan kerja sama internasional untuk mendorong pengembangan berbagai sektor unggulan di Kabupaten Toba.
Penyambutan delegasi BKSAP DPR RI berlangsung di Penatapan Rumah Dinas Bupati Toba, Balige, Senin (26/10/2026). Bupati hadir didampingi istrinya, Ny Astita Effendi Napitupulu, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Paber Napitupulu, para staf ahli, asisten, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kunjungan tersebut mengusung tema “Diplomasi Parlemen sebagai Strategi Menjembatani Potensi Daerah Menuju Pasar Global”. Melalui kunjungan ini, BKSAP DPR RI diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dan mitra internasional.
Dalam sambutannya, Bupati Effendi memaparkan sejumlah potensi Kabupaten Toba yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan dan dipromosikan ke pasar global.
Di sektor agrowisata, salah satu potensi yang disampaikan adalah hilirisasi tematik kopi arabika di Desa Sionggang Utara, Kecamatan Lumbanjulu. Sementara di sektor pariwisata, Pemkab Toba menawarkan potensi wisata alam, wisata religi, wisata buatan, serta berbagai kegiatan atau event berskala internasional.
Pada sektor kebudayaan, pelestarian kearifan lokal, termasuk kepercayaan Parmalim, menjadi salah satu potensi yang perlu mendapat perhatian. Adapun sektor ekonomi kreatif mencakup produk tenun ulos, sarung Balige, kerajinan tangan, dan kuliner halal.
Selain itu, Bupati juga menyoroti sektor perikanan darat, khususnya peluang pengolahan hasil perikanan dan pengembangan pembibitan ikan air tawar.
Untuk memberikan gambaran lebih menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Toba turut menayangkan video profil daerah yang memuat kondisi umum serta berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Toba.
Dalam sesi diskusi, anggota DPR RI dari berbagai komisi dan fraksi memberikan sejumlah saran dan masukan terkait pengembangan pariwisata, pertanian, pendidikan, infrastruktur, serta sektor lainnya.
Wakil Ketua delegasi BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, mengatakan berbagai hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut berpeluang dibawa ke forum-forum internasional.
“Kami diskusi banyak hal. Ini nanti bisa kami bawa dalam forum-forum internasional. Toba ini salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi oleh masyarakat internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Effendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan BKSAP DPR RI ke Kabupaten Toba. Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui promosi dan kerja sama yang memberikan manfaat bagi daerah.
“Kita juga telah menyampaikan potensi yang ada di Kabupaten Toba. Harapan kita dari kunjungan BKSAP ini dapat membantu, dengan harapan kehadiran beberapa komisi yang hadir bisa membawa ini ke kancah internasional,” kata Effendi.
Usai diskusi dan penyampaian sejumlah usulan, Bupati Toba menyerahkan cenderamata berupa ulos kepada Ketua BKSAP DPR RI, Dr Syahrul Aidi Maazat, serta para anggota delegasi yang hadir.
Adapun anggota BKSAP DPR RI yang hadir dalam kunjungan tersebut yakni Irine Yusiana Roba Putri, Samuel JD Wattimena, Dr H Musa Rajekshah, Robert Joppy Kardinal, Teguh Iswara Suardi, Elpisina, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, Hj Meitri Citra Wardani, Dr drh Hj Dewi Coryati, Sigit Purnomo,bH Fathi; serta Faujia Helga br Tampubolon.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Toba berharap potensi unggulan daerah semakin dikenal luas dan memperoleh peluang pengembangan melalui diplomasi parlemen, sehingga mampu meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun,dm
EDITOR : Putra











