POSMETRO MEDAN – Meningkatnya kewaspadaan saat berkendara di tengah cuaca ekstrem menjadi hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat, khususnya ketika melintasi jalur perbukitan dan kawasan rawan longsor.
Menyusul peristiwa banjir dan longsor di enam lokasi di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada pekan ini, PT Indako Trading Coy selaku main dealer sepeda motor Honda di wilayah Sumatera Utara mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui budaya #cari_aman.
Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Sofiyan Hazri, menjelaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kemampuan mengendalikan sepeda motor, tetapi juga pada kemampuan mengenali potensi bahaya dan mengambil keputusan yang tepat.
“Pengendara harus selalu mengutamakan keselamatan, terlebih saat melintasi jalur rawan longsor. Kenali kondisi jalan, perhatikan cuaca, dan jangan memaksakan diri jika situasi tidak memungkinkan,” ujar Sofiyan.
Untuk membantu pengendara tetap aman saat melintasi jalur rawan longsor, berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan:
1. Periksa kondisi jalur sebelum berangkat
Pantau informasi cuaca dan arahan petugas, perhatikan rambu peringatan maupun penutupan jalan, serta waspadai tebing curam, lereng gundul, dan retakan tanah. Jangan memaksakan diri jika jalur dinyatakan berbahaya.
2. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman
Berkendaralah perlahan sesuai kondisi jalan. Hindari pengereman, akselerasi, dan manuver mendadak, terutama di jalan berlumpur, berbatu, atau berpasir. Tetap fokus dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
3. Kenali tanda-tanda longsor
Waspadai tanah atau batu yang berjatuhan, retakan baru pada jalan, air keruh yang mengalir deras dari lereng, suara gemuruh, serta hujan deras yang berlangsung lama di kawasan perbukitan.
4. Hindari berhenti di area berbahaya
Hindari berhenti atau menunggu di bawah tebing maupun jalur yang berpotensi tertimbun. Jika perlu berhenti, pilih lokasi yang aman dan jauh dari lereng berisiko.
5. Jangan menerobos jalur yang tertutup longsor
Utamakan keselamatan, ikuti arahan petugas, dan gunakan jalur alternatif resmi. Hindari genangan yang menutupi permukaan jalan atau aliran air deras. Jika terjebak di dekat longsoran, menjauhlah dari lereng dan jalur material longsor apabila dapat dilakukan dengan aman.
Sofiyan menegaskan bahwa prinsip #cari_aman mengajak setiap pengendara untuk berpikir sebelum bertindak dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu.
“Kenali bahayanya, kurangi risikonya, utamakan keselamatan. Hindari memaksakan perjalanan ketika kondisi tidak memungkinkan. Lebih baik menunda perjalanan daripada mengambil risiko yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tutup Sofiyan.
Melalui semangat Satu Hati, PT Indako Trading Coy terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab. Sebab, perjalanan yang baik bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga memastikan diri tiba dengan selamat.
EDITOR : Putra











