POSMETRO MEDAN – Suasana pagi di Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Timur, mendadak gempar setelah seorang tukang becak bernama Lek Ijong (60) ditemukan meninggal dunia di atas becaknya, Selasa (4/8/2026).
Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga hingga polisi dan Tim Inafis turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Mastar Sirait yang hendak menggeser becak tempat Lek Ijong biasa beristirahat. Namun, saat becak digeser, korban tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak.
Merasa ada yang tidak beres, Mastar kemudian memanggil Kepala Lingkungan, Sapriadi.
Keduanya berusaha membangunkan Lek Ijong, tetapi pria yang diketahui tinggal di Jalan Dame, Gang Arjuna, Kecamatan Medan Barat, itu tetap tidak memberikan respons.
“Kepling kemudian menghubungi kami, dan kami langsung turun ke lokasi bersama Tim Inafis untuk melakukan pemeriksaan,” kata Agus.
Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan kepala lingkungan, Lek Ijong diketahui sempat mengeluhkan sakit sekitar sepekan terakhir. Selama ini, ia juga diketahui sering tidur di atas becaknya di sekitar lokasi tempat jasadnya ditemukan.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” ujar Agus.
Jenazah sempat akan diserahkan kepada pihak keluarga. Namun, karena keluarga inti tidak bersedia menerima, akhirnya keponakan korban menyatakan kesediaannya untuk membawa dan menyemayamkan jenazah di rumahnya.
Peristiwa tersebut menyisakan duka bagi warga sekitar yang mengenal Lek Ijong sebagai tukang becak yang sehari-hari mangkal dan menghabiskan malam di atas becaknya demi mencari nafkah. Polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kematian korban setelah pemeriksaan awal di lokasi.
Editor: Oki Budiman












