POSMETRO MEDAN – Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, H. Rajudin Sagala, S.Pd, mengajak warga Kota Medan untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena, Pancasila bukan cuma untuk dihafal, tapi harus benar-benar dipraktikkan lewat sikap saling menghormati, gotong royong dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Hal itu disampaikan Rajudin dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Jalan Setia Budi, Gang Tengah, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang serta Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Minggu (9/8/2026).
Rajudin mengatakan, Kota Medan ini punya masyarakat yang sangat beragam, mulai dari suku, agama, sampai budaya. Menurutnya, keberagaman itu justru jadi kekuatan yang harus dijaga bareng-bareng, bukan malah jadi alasan untuk terpecah atau saling menjauh.
“Perbedaan suku dan agama itu hal yang biasa di Medan. Jangan sampai itu bikin kita terpecah. Justru dengan Pancasila, kita harus bisa hidup rukun, saling menghargai, dan tetap jaga persatuan,” ujar Rajudin.
Ia juga menekankan, nilai-nilai Pancasila itu bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita, seperti di keluarga, lingkungan rumah, dan komunitas. Misalnya saling menghormati tetangga yang berbeda keyakinan, saling bantu, gotong royong, dan menyelesaikan masalah lewat musyawarah.
Rajudin juga mengingatkan warga agar tidak gampang terprovokasi oleh informasi yang bisa memicu konflik, apalagi di era media sosial sekarang. Menurutnya, masyarakat perlu punya wawasan kebangsaan yang kuat supaya tidak mudah terpengaruh isu yang memecah belah.
“Warga Medan harus tetap kompak. Jangan sampai karena beda pilihan, suku, atau agama, hubungan kita jadi rusak. Kita ini sama-sama bagian dari Indonesia dan punya tanggung jawab menjaga persatuan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini bisa jadi pengingat pentingnya toleransi dan persatuan di tengah masyarakat.
Menurut Rajudin, kalau masyarakatnya solid, itu akan jadi modal besar untuk kemajuan Kota Medan. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus dijalankan supaya keberagaman yang ada bisa jadi kekuatan untuk membangun Medan yang aman, harmonis, dan inklusif.
“Pancasila itu harus kita hidupkan dalam keseharian. Yuk kita jaga kerukunan, saling hormati perbedaan, dan perkuat persatuan. Beda-beda tapi tetap satu, sebagai warga Medan dan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*)
Editor: Ali Amrizal












