POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian dengan membobol rumah kembali terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai. Dua pria berinisial AFS alias F (33) dan RA alias A (37) akhirnya diringkus personel Satreskrim Polres Sergai setelah diduga menggasak sejumlah barang elektronik dari rumah warga di Kecamatan Sei Bamban.
Kedua pelaku diketahui merupakan warga Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban. Mereka ditangkap pada Selasa dini hari (12/5/2026), setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan korban, Januarman Rajagukguk (30).
Peristiwa pencurian itu terjadi di rumah korban di Dusun VII Desa Gempolan pada Sabtu malam (10/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena korban sedang berada di luar.
Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, mengatakan aksi pelaku pertama kali diketahui setelah seorang saksi bernama Ijun mendatangi korban dan memberitahukan bahwa rumahnya diduga telah dibobol maling.
“Mendapat informasi tersebut, korban bersama saksi langsung menuju rumah. Setibanya di lokasi, korban mendapati pintu rumah sudah dirusak pada bagian engsel,” kata Bringin Jaya, Selasa (12/5/2026).
Saat memeriksa kondisi rumah, korban mendapati sejumlah barang elektronik telah raib. Barang yang hilang antara lain satu unit televisi merek Polytron, dua speaker merek BMB, serta satu unit AC merek Sharp yang berada di ruang tengah rumah.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sebagian barang hasil curian telah dijual.
“AC hasil curian diketahui sudah dijual kepada seorang pria berinisial R warga Payalombang. Saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Bringin.
Kasus ini menambah daftar tindak pencurian rumah kosong di wilayah Sergai. Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong pada malam hari.
Editor: Oki Budiman












