Dua Kurir Sabu ‘Nyangkut’ di Polres Dairi

oleh
Dua pria tersangka kasus narkoba. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Upaya peredaran narkotika jenis sabu di jalur lintas Sumatera kembali digagalkan aparat kepolisian. Satuan Reserse Narkoba Polres Dairi berhasil menangkap dua pria yang kedapatan membawa sabu seberat 4,93 gram setelah sempat kabur dan terjadi aksi kejar-kejaran sejauh sekitar lima kilometer.

Penangkapan terjadi di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Palding Jaya, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua pelaku masing-masing berinisial JSP (28), warga Desa Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, dan MKK (29), warga Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga.

Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Tim Satres Narkoba kemudian melakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi.

Saat patroli, petugas mencurigai dua pria yang melintas menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125. Ketika hendak dihentikan, keduanya justru mencoba melarikan diri, memicu aksi pengejaran hingga akhirnya berhasil dihentikan di depan Los Gunung Sayang.

BACA JUGA..  Dalam 72 Jam, Poldasu Gempur Sarang Narkoba: 134 Kasus Terbongkar, 26 Barak Dibakar

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan lima plastik klip berisi sabu dengan berat total 4,93 gram,” ujar AKP Syahril, Kamis (21/5/2026).

Selain narkotika, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 BK 4691 QS, serta dua ponsel milik para tersangka.

Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial FS, warga Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember. Namun saat polisi melakukan pengembangan ke lokasi yang disebutkan, FS sudah tidak berada di tempat.

BACA JUGA..  Maling Baterai Mobil Dipentungi Warga

Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Dairi, sementara polisi terus memburu pemasok yang diduga menjadi sumber peredaran sabu tersebut.

Editor: Oki Budiman