POSMETRO MEDAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tanjung Gusta Medan menggelar razia kamar hunian sekaligus tes urine terhadap ratusan narapidana pada Senin (6/4/2026) malam.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Badan Narkotika Nasional Sumatera Utara, TNI–Polri, serta Satops Patnal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.
Kepala Lapas Medan, Fonika Affandi, menyampaikan bahwa razia dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus memberantas peredaran narkoba di dalam lapas.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban. Ini juga sebagai respons terhadap berbagai informasi yang beredar, termasuk di media sosial,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, petugas menggeledah sebanyak 40 kamar hunian narapidana, termasuk sejumlah kamar yang sebelumnya menjadi sorotan publik.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan humanis, mulai dari penggeledahan badan hingga pemeriksaan detail isi kamar.
“Proses razia juga disaksikan oleh perwakilan narapidana sebagai bentuk transparansi,” tambah Fonika.
Hasilnya, petugas tidak menemukan narkotika maupun indikasi peredaran narkoba di dalam lapas. Selain itu, sebanyak 500 narapidana yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
Fonika menegaskan, kegiatan ini menjadi bukti komitmen pihak lapas dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba.
“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkoba. Ini adalah langkah nyata kami sekaligus respons cepat terhadap isu yang berkembang di masyarakat,” tegasnya.(bbs)
EDITOR: Hiras Budiman












