POSMETRO MEDAN – Perahu yang membawa migran terbalik. Akibatnya, tiga orang tewas dan puluhan lainnya selamat.
Musibah perahu terbalik itu terjadi di perairan Pulau Kreta, Yunani. Proses penyelamatan para korban melibatkan kapal komersial, atas perintah Pusat Pencarian dan Penyelamatan Yunani. Sebagian besar dari korban merupakan warga Mesir dan Sudan, serta ada empat anak yang menjadi korban.
“Pencarian korban selamat terus dilakukan dengan empat kapal patroli, sebuah pesawat, dan dua kapal dari badan perbatasan Eropa Frontex,” kata juru bicara penjaga pantai Yunani.
Menurut penyiar publik Yunani ERT, kecelakaan terjadi saat kapal mendekati perahu kayu para migran. Saat para penumpang mencoba menaiki tangga ke perahu, gerakan tiba-tiba menyebabkan perahu kecil itu terbalik.
Menurut ERT, para korban selamat mengatakan sekitar 50 orang berada di atas perahu kayu tersebut.
Selama lebih dari setahun, para migran sudah berupaya menyeberangi perairan berbahaya dari Libya ke Kreta, pintu gerbang menuju Uni Eropa.
Menurut Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), lebih dari 16.770 orang yang mencari suaka di Uni Eropa tiba di Kreta pada tahun 2025. UNHCR menyatakan bahwa 107 orang meninggal atau hilang di perairan Yunani pada tahun 2025.
Menghadapi lonjakan kedatangan, pemerintah Yunani yang konservatif menangguhkan pemrosesan permohonan suaka selama tiga bulan pada musim panas lalu, khususnya bagi mereka yang datang dari Libya.(dtk)











