Dipicu Lonjakan Permintaan Jelang Ramadan, Harga Tomat, Daging Sapi hingga Ayam Naik

oleh
Harga sembako naik jelang Ramadan.

POSMETRO MEDAN – Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Medan mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Mulai dari tomat, daging sapi hingga daging ayam tercatat merangkak naik, terutama dipicu meningkatnya permintaan menjelang bulan suci Ramadan.

Ekonom sekaligus Ketua Tim Pemantau Bahan Pangan Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan, harga tomat saat ini ditransaksikan sekitar Rp15.000 per kilogram. Angka tersebut naik signifikan dari awal Februari yang masih berada di kisaran Rp9.000 per kilogram.

“Kenaikan harga tomat terjadi dalam sepekan terakhir. Faktor utamanya karena terganggunya pasokan. Sebelumnya harga sempat terpuruk hingga Rp5.000 per kilogram pada pekan ketiga Desember 2025, sehingga banyak petani merugi dan beralih ke tanaman lain,” ujar Gunawan kepada wartawan, Sabtu (14/2).

BACA JUGA..  Sikat Balap Liar, Polisi Ringkus Terduga Bandar Ekstasi

Selain itu, kenaikan harga tomat juga dipengaruhi naiknya harga di wilayah Sumatera Barat. Saat ini, pihaknya masih melakukan observasi untuk melihat berapa lama harga tomat akan bertahan di level tinggi.

Tak hanya tomat, harga daging sapi juga mengalami kenaikan. Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga daging sapi di Pasar Sukaramai pada 13 Februari tercatat naik Rp5.000 per kilogram menjadi Rp145.000 per kilogram.

Menurut Gunawan, kenaikan harga daging sapi lebih disebabkan oleh faktor demand atau lonjakan permintaan menjelang Ramadan. Ia memperkirakan kenaikan ini bersifat sementara dan terjadi di level pedagang pengecer.

BACA JUGA..  Pria di Binjai Timur Ditangkap Usai Tikam Tetangga Saat Ronda Malam

Sementara di tingkat produsen, harga relatif tidak mengalami perubahan.
“Kenaikan ini murni karena peningkatan permintaan. Biasanya jelang Ramadan, konsumsi daging sapi meningkat cukup tajam,” katanya.

Harga daging ayam juga terpantau naik di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan seperti Sukaramai, Aksara dan Petisah. Berdasarkan data PIHPS, kenaikan berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.500 per kilogram. Saat ini harga daging ayam ditransaksikan dalam rentang Rp41.000 hingga Rp44.500 per kilogram per 13 Februari.

Meski demikian, ia memproyeksikan kenaikan harga daging sapi dan ayam hanya berlangsung sementara. Dari hasil pemantauan di lapangan, pasokan kedua komoditas tersebut terpantau stabil dan mencukupi hingga Lebaran, dengan volume yang konsisten seperti hari normal.

BACA JUGA..  Pria Asal Simalungun Kantongi Sabu, Gol Lah...

Ia memperkirakan permintaan daging ayam jelang Ramadan meningkat lebih dari 15 persen, sementara pasokan mingguan rata-rata naik sekitar 10 persen dibanding hari normal. Untuk daging sapi, potensi kenaikan permintaan bahkan bisa mencapai 35 persen.

Hal tersebut dipengaruhi kebiasaan sebagian masyarakat yang menjadikan daging sapi sebagai menu wajib jelang Ramadan. Selain itu, faktor banjir yang menyebabkan sejumlah ternak sapi milik petani mati juga turut memicu pergeseran permintaan ke peternak modern.

“Secara umum pasokan masih aman, hanya saja tekanan permintaan membuat harga di tingkat pengecer mengalami penyesuaian,” pungkasnya. (*)

Editor: Ali Amrizal