POSMETRO MEDAN – Pasangan suami istri (Pasutri) dibantai maling (pencuri) yang menyambangi rumah mereka. Kedua korban berinisial HBT (26) dan istrinya berinisial IYR (22).
“Peristiwa pencurian dengan kekerasan (curat) terjadi di rumah korban, Senin dinihari,” kata Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto dalam keterangannya, Senin (5/1/2025).
Insiden itu diketahui pertama kali seorang tetangga korban yang mendengar suara benturan keras dan tangisan dari arah rumah korban. Namun saksi saat itu disebut tidak mendengar suara minta tolong sehingga mengira tidak terjadi hal serius.
Suara serupa kembali terdengar sehingga saksi mendekati rumah korban untuk memastikan kondisi. Ketika mendekati rumah, saksi disebut melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka dan melihat seorang pria berada di dalamnya.
Saksi disebut curiga sehingga memanggil rekannya untuk memastikan situasi di dalam rumah. Setelah masuk ke rumah, kedua saksi menemukan korban suami istri dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Pada saat yang hampir bersamaan, saksi juga melihat seorang pria dengan ciri mengenakan pakaian gelap meninggalkan lokasi kejadian,” jelasnya.
Menurutnya, kedua korban kemudian segera dibawa ke RSU Muyang Kute menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, HBT dinyatakan meninggal dunia.
Usai menerima laporan adanya dugaan pembunuhan, polisi turun tangan ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi saat ini masih memburu pelaku.
“Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif kejadian,” ujar Aris.
Terduga pelaku berinisial RF (24) berhasil diringkus tim Resmob kurang dari 12 jam setelah peristiwa berdarah tersebut terjadi.(bbs)











